DUNIA
Korban Tewas Akibat Badai dan Banjir di Afghanistan Bertambah Jadi 40 Orang
AKTUALITAS.ID – Provinsi Nangarhar, Afghanistan timur, dilanda bencana hujan badai dan banjir yang menelan korban jiwa. Hingga Selasa (16/7/2024), jumlah korban tewas telah bertambah menjadi 40 orang, sementara jumlah korban luka-luka mencapai 347, demikian laporan Kementerian Kesehatan Masyarakat Afghanistan.
Sharafat Zaman Amarkhil, juru bicara kementerian tersebut, menyatakan tenaga kesehatan telah dikerahkan ke daerah-daerah terdampak untuk memberikan perawatan kepada para korban luka-luka. Ia juga menambahkan bahwa jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan berjalannya proses evakuasi dan penyelamatan.
Bencana alam yang terjadi secara tiba-tiba pada Senin (15/7) sore waktu setempat ini membawa dampak besar di Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar, serta di Distrik Sukh Rod dan daerah-daerah sekitarnya yang berbatasan dengan Pakistan. Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi warga setempat.
Tragedi ini tidak hanya melanda Provinsi Nangarhar. Pada hari yang sama, banjir bandang juga melanda sebagian besar wilayah Provinsi Kunar, Afghanistan timur, dan menewaskan lima orang.
Sejak Mei lalu, hujan lebat dan banjir telah menewaskan lebih dari 400 orang di Afghanistan dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Negara yang telah lama dilanda perang ini kini harus menghadapi tantangan baru berupa bencana alam yang memperparah kondisi kehidupan warganya.
Upaya bantuan dan penyelamatan terus dilakukan oleh pihak berwenang, namun kondisi yang sulit dan cuaca yang tidak menentu menjadi hambatan tersendiri dalam proses penanganan bencana ini. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
JABODETABEK18/03/2026 12:30 WIBPolisi: Tidak Ada One Way Penuh di Jalur Puncak hingga Lebaran
-
NASIONAL18/03/2026 14:00 WIBMUI Imbau Umat Tunggu Penetapan Lebaran Resmi
-
NASIONAL18/03/2026 13:00 WIBKemenhub: Tak Ada Penghentian Penerbangan Internasional
-
NASIONAL18/03/2026 10:00 WIBBantah Isu Liar, TNI Selidiki Dugaan Prajurit Terlibat Kasus Air Keras KontraS
-
EKBIS18/03/2026 10:30 WIBRupiah Naik 0,25% ke Rp16.955 per Dolar AS
-
EKBIS18/03/2026 11:34 WIBHarga Emas Antam Naik ke Rp2,996 Juta per Gram
-
DUNIA18/03/2026 12:00 WIBNgeri! Iran Hujani Israel dan Pangkalan AS dengan Rudal Berhulu Ledak 2 Ton
-
NASIONAL18/03/2026 21:00 WIBDPR Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas hingga Aktor Intelektual