Connect with us

DUNIA

Garda Revolusi Iran Mengancam Balas Dendam atas Pembunuhan Komandan Hizbullah oleh Israel

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok; aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengecam keras pembunuhan komandan senior Hizbullah, Haytham Ali Tabtabai, yang tewas dalam serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut pada Ahad (25/11/2025). Iran menegaskan akan memberikan balasan yang menghancurkan atas serangan tersebut.

Tabtabai disebut sebagai panglima militer Hizbullah paling senior yang terbunuh sejak dimulainya gencatan senjata November 2024, yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan antara Israel dan Hizbullah.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah, IRGC menyebut serangan Israel sebagai “kejahatan biadab” dan menegaskan bahwa Hizbullah bersama poros perlawanan yang didukung Iran berhak membalas dendam atas kematian Tabtabai.

“Israel akan menghadapi respons yang menghancurkan pada waktu yang tepat,” tegas IRGC.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran juga mengecam serangan tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran mencolok terhadap gencatan senjata November 2024 sekaligus tindakan brutal terhadap kedaulatan Lebanon.

Israel sendiri mengklaim serangan di Lebanon ditujukan untuk menargetkan pejuang Hizbullah dan infrastruktur militer. Namun, sejak gencatan senjata, serangan berulang kali dilakukan dan memicu ketegangan baru di kawasan.

Hizbullah, sekutu utama Iran, disebut semakin melemah akibat konfrontasi dengan Israel serta jatuhnya Bashar al-Assad di Suriah, yang selama ini menjadi pendukung utama kelompok tersebut. Kondisi ini juga berdampak langsung pada Iran, dengan fasilitas nuklirnya menjadi sasaran serangan Israel dan Amerika Serikat dalam perang singkat awal tahun 2025. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version