DUNIA
Buntut Konflik 12 Hari, Iran Kembali Gantung Terduga Agen Mossad
AKTUALITAS.ID – Otoritas peradilan Iran mengeksekusi hukuman gantung terhadap seorang pria yang dinyatakan bersalah bekerja sama dengan badan intelijen Israel, Mossad. Eksekusi ini menambah daftar panjang vonis mati kasus spionase yang meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir.
Media resmi lembaga peradilan Iran, Mizan, melaporkan pria tersebut bernama Hamidreza Sabet Esmailpour, yang ditahan sejak April lalu. Ia divonis bersalah atas tuduhan spionase dan kerja sama intelijen yang menguntungkan Mossad.
Mengutip laporan Al Jazeera, Sabet dinyatakan melakukan aktivitas intelijen yang merugikan kepentingan nasional Iran. Vonis mati dijatuhkan setelah proses hukum dinyatakan selesai dan dikuatkan oleh Mahkamah Agung Iran.
“Hamidreza Sabet Esmaeilipour yang ditangkap pada 29 April 2025 dihukum gantung atas kejahatan spionase dan kerja sama intelijen yang menguntungkan dinas intelijen musuh (Mossad) melalui pemindahan dokumen dan informasi rahasia, setelah vonisnya dikuatkan oleh Mahkamah Agung dan melalui prosedur hukum,” tulis Mizan, seperti dikutip Reuters.
Sabet menjadi salah satu dari sekitar selusin orang yang diyakini telah dieksekusi di Iran atas tuduhan spionase serupa sejak pecahnya perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni lalu.
Iran mencatat lonjakan signifikan eksekusi kasus spionase sejak tahun lalu. Peningkatan ini terjadi setelah konfrontasi langsung Iran dan Israel, termasuk serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni.
Sebelumnya, Iran juga mengeksekusi Esmail Fekri, yang dihukum mati pada 16 Juni, setelah Mahkamah Agung menguatkan vonis terhadapnya. Fekri ditangkap pada Desember 2023 dan dituduh rutin berkomunikasi dengan dua perwira Mossad serta membocorkan informasi rahasia, termasuk yang berkaitan dengan pengembangan nuklir dan pejabat Iran.
Selain itu, kantor berita IRNA melaporkan Babak Shahbazi, sementara Mehr News menyebut Majid Mosayyebi, juga dieksekusi gantung atas tuduhan menjual informasi penting kepada intelijen Israel.
Ketegangan kawasan meningkat tajam sejak 13 Juni, ketika Israel melancarkan serangan ke Iran yang menewaskan sejumlah ilmuwan nuklir dan pejabat tinggi militer. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang di Iran dan 29 orang di Israel.
Pasca diberlakukannya gencatan senjata, Iran menyatakan akan memburu dan menindak tegas siapa pun yang dicurigai terlibat atau bekerja sama dengan Mossad. (Mun)
-
NASIONAL07/05/2026 14:00 WIBDensus 88 Tangkap 8 Teroris di Poso & Parigi
-
EKBIS07/05/2026 14:38 WIBMenguji Kepastian Hukum: 14 Tahun Perjuangan 18 Investor Condotel, Putusan MA Menang Namun Eksekusi Masih Terhalang
-
RAGAM07/05/2026 15:30 WIBGaji Orang Indonesia Ternyata Masih di Bawah UMP Jakarta
-
RAGAM07/05/2026 13:30 WIBPeneliti Ungkap Bahaya Baru Mikroplastik di Atmosfer
-
POLITIK07/05/2026 11:00 WIBKPK Ungkap Cara Baru Cegah Money Politics
-
EKBIS07/05/2026 12:30 WIBHarga Minyak Meledak Usai Trump Ancam Iran
-
OLAHRAGA07/05/2026 17:30 WIBParis Saint-Germain Bakal Bertemu Arsenal di Final Piala Champions 2026
-
DUNIA07/05/2026 15:00 WIBTrump Ancam Iran dengan Serangan Lebih Dahsyat