Connect with us

RAGAM

Peneliti Ungkap Bahaya Baru Mikroplastik di Atmosfer

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Polusi mikroplastik ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia dan lingkungan. Penelitian terbaru mengungkap serpihan mikroplastik di atmosfer juga berkontribusi terhadap pemanasan global.

Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Climate Change Nature Climate Change. Para peneliti menemukan bahwa mikroplastik di udara mampu menyerap lebih banyak sinar matahari dibandingkan memantulkannya kembali ke atmosfer.

Kondisi itu membuat mikroplastik ikut berperan dalam meningkatkan suhu Bumi, meskipun dampaknya dinilai masih lebih kecil dibanding gas rumah kaca.

“Kami bisa pastikan bahwa mereka berdampak ke pemanasan. Bagi saya ini adalah perkembangan besar,” kata Drew Shindell kepada The Washington Post.

Selama ini, dampak mikroplastik terhadap perubahan iklim belum banyak diperhitungkan dalam model iklim global.

Padahal, menurut penelitian dari Fudan University China, warna mikroplastik memengaruhi kemampuan material dalam menyerap dan memantulkan cahaya serta panas.

Dalam eksperimen tersebut, para peneliti menguji kemampuan penyerapan panas dari berbagai warna mikroplastik yang mensimulasikan kondisi di atmosfer.

Hasilnya, mikroplastik mampu menyerap panas hingga seperenam karbon hitam. Mikroplastik berwarna hitam, kuning, biru, dan merah diketahui menyerap lebih banyak panas dibandingkan warna putih.

Menurut Shindell, polusi mikroplastik selama satu tahun dapat menghasilkan efek panas setara dengan sekitar 200 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam periode yang sama.

Penelitian itu juga menyebut masih banyak hal yang perlu dipelajari terkait distribusi mikroplastik di atmosfer, baik secara horizontal maupun vertikal.

“Masih banyak yang harus dipelajari tentang ini di atmosfer dan distribusinya,” ujar Shindell.

Temuan tersebut menambah kekhawatiran para ilmuwan mengenai dampak sampah plastik terhadap bumi, terutama di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim global. (Firman/Mun)

TRENDING

Exit mobile version