DUNIA
Ribuan Tentara Israel Disebut Alami Gangguan Mental
AKTUALITAS.ID – Militer Israel diduga menyembunyikan informasi terkait pemberhentian ribuan tentara dari dinas selama perang di Jalur Gaza akibat gangguan psikologis. Laporan ini diungkap surat kabar Haaretz yang dikutip Anadolu Agency, Rabu (6/5/2026).
Menurut Haaretz, permintaan data lengkap mengenai jumlah tentara yang diberhentikan karena kondisi mental sejak 2025 ditolak oleh juru bicara militer Israel. Penundaan tersebut dinilai melanggar hukum, karena seharusnya dijawab dalam waktu 30 hari sesuai Undang-Undang Kebebasan Informasi Israel.
Beberapa pejabat militer mengakui adanya manipulasi angka dan persentase untuk menyembunyikan fakta yang dianggap tidak memuaskan komandan. “Jelas bahwa militer tidak ingin publik mengetahui sejauh mana tekanan psikologis yang dialami para prajurit,” ungkap salah satu sumber.
Laporan menyebutkan, pada hari-hari awal agresi Gaza, angkatan darat dan Kementerian Pertahanan Israel harus menangani jumlah kasus tekanan psikologis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ribuan tentara dilaporkan mengalami stres berat hingga tidak mampu kembali bertempur.
Sebagai respons, militer Israel meningkatkan jumlah petugas kesehatan mental, mendirikan pusat perawatan khusus, dan merahasiakan angka bunuh diri dari publikasi resmi hingga akhir 2024.
Kasus ini menimbulkan sorotan luas, karena dianggap sebagai upaya sistematis untuk menutupi dampak psikologis agresi Gaza terhadap tentara Israel, sekaligus menjaga moral politik di dalam negeri. (Mun)
-
RAGAM21/09/2026 13:30 WIBCara Ralat Desil DTSEN Tanpa Datang ke Kantor
-
POLITIK21/09/2026 19:00 WIBPengamat Politik Bongkar Strategi Reshuffle Prabowo
-
NUSANTARA21/09/2026 14:30 WIBApi Belum Padam, 20 Hektare Hutan Donggala Hangus Jadi Abu
-
DUNIA21/09/2026 15:00 WIBMoskow Diserang Ratusan Drone Saat Pemilu
-
DUNIA21/09/2026 18:00 WIBKorut Kembali Tembakkan Rudal ke Laut Jepang
-
POLITIK21/09/2026 17:00 WIBNusron Bilang Sudah Lama Bicara dengan Bahlil
-
DUNIA21/09/2026 21:00 WIBSerangan Houthi ke Riyadh Bikin AS Siaga
-
POLITIK21/09/2026 14:00 WIBBagja: Masa Depan Bawaslu Dibahas di Arena Debat Mahasiswa