Connect with us

DUNIA

Belajar dari Perang 12 Hari Lawan Israel, Iran Siagakan Ribuan Drone Baru Hadapi Ancaman Trump

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Di tengah eskalasi ancaman serangan dari Amerika Serikat (AS), Iran mengambil langkah agresif memperkuat pertahanan udaranya. Angkatan bersenjata Iran resmi menerima pasokan 1.000 unit kendaraan udara nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) atau drone canggih terbaru pada Kamis (29/1/2026).

Panglima militer Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami, mengawasi langsung integrasi massal alutsista tersebut. Ia menegaskan langkah ini adalah respons strategis terhadap dinamika keamanan regional yang memanas.

Menurut laporan Mehr News, ribuan drone ini merupakan hasil produksi spesialis militer dalam negeri yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Iran.

Jenderal Hatami mengungkapkan bahwa pengembangan drone ini tidak sembarangan. Spesifikasinya telah disesuaikan dengan pelajaran operasional yang didapat Iran saat menghadapi Israel dalam konflik yang disebut sebagai “Perang 12 Hari”.

Drone-drone tersebut dirancang untuk beroperasi di tiga domain sekaligus: maritim, udara, dan darat. Fungsinya pun beragam, mulai dari misi pengintaian (surveillance), serangan presisi (kamikaze), hingga perang elektronik (electronic warfare).

“Kesiapan untuk operasi tempur cepat dan respons tegas terhadap segala bentuk agresi terus menjadi panduan perencanaan pertahanan Iran, sejalan dengan ancaman yang diantisipasi,” tegas Hatami, dikutip dari Anadolu Agency.

Pengerahan ribuan drone ini dilakukan tepat saat Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan militer di Teluk. AS diketahui telah mengerahkan armada tempur yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln serta menyiagakan jet tempur F-15 di Yordania.

Sebelumnya, pada Rabu (28/1), Trump mengeluarkan ultimatum keras akan menyerang Iran jika Teheran menolak kembali ke meja perundingan nuklir.

Menanggapi hal tersebut, Teheran bersikap keras. Pihak Iran menegaskan tidak akan ada negosiasi di bawah intimidasi. Iran menyatakan kesiapan penuh untuk “perang habis-habisan” jika AS nekat melancarkan serangan militer sekecil apa pun ke wilayahnya. (Mun)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version