NUSANTARA
Gara-gara Tanya Gaji, 4 TKA China di Kolaka Keroyok Pekerja Lokal hingga Luka-Luka
AKTUALITAS.ID – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan tenaga kerja asing (TKA) asal China terhadap pekerja lokal terjadi di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dua pekerja tambang nikel dilaporkan menjadi korban pengeroyokan setelah mempertanyakan hak gaji mereka. Polisi telah menangkap empat TKA terkait insiden tersebut.
Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha mengatakan, keempat TKA asal Tiongkok itu telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum.
“Saat ini total empat pekerja dari TKA sudah kami tangkap,” ujar Yudha, Kamis (29/1/2026).
Peristiwa pengeroyokan terjadi di kawasan proyek PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, pada Rabu (28/1) siang. Insiden bermula ketika dua pekerja lokal menanyakan kejelasan gaji kepada pengawas yang merupakan warga negara asing.
“Dua korban menanyakan gaji ke pengawas WNA. Terjadi cekcok, lalu berujung pada aksi pengeroyokan,” jelas Yudha.
Akibat kejadian tersebut, kedua pekerja lokal mengalami luka robek di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, empat TKA yang diduga terlibat langsung dalam penganiayaan segera diamankan aparat kepolisian.
“Dua karyawan mengalami luka robek di kepala karena dikeroyok empat WNA. Seluruh pelaku sudah diamankan di Polres Kolaka,” ungkapnya.
Polisi juga telah memfasilitasi pertemuan antara pihak perusahaan, aparat keamanan, dan masyarakat setempat guna meredam ketegangan. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa kasus ini akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Sudah dilakukan pertemuan dan disepakati bahwa proses hukum tetap berjalan terhadap empat TKA yang melakukan pengeroyokan,” kata Yudha.
Selain proses hukum, pihak perusahaan disebut akan bertanggung jawab terhadap korban. Perusahaan berkomitmen membantu biaya pengobatan dan memberikan kesempatan kerja yang lebih pasti kepada kedua pekerja lokal tersebut.
“Perusahaan akan membantu pengobatan korban dan berjanji merekrut mereka sebagai pegawai tetap,” ujarnya.
Kapolres Kolaka mengimbau seluruh pihak, baik tenaga kerja lokal maupun asing, serta masyarakat sekitar proyek, untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kolaka.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kabupaten Kolaka,” pungkas Yudha. (Kusuma/Mun)
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz
-
JABODETABEK08/05/2026 18:30 WIBCFD Rasuna Said Resmi Dimulai Minggu Ini
-
JABODETABEK08/05/2026 17:30 WIBSantri Belasan Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan