DUNIA
Serangan Dekat PLTN Bushehr Dikhawatirkan Picu Radiasi
AKTUALITAS.ID – Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil sejak Februari 2026 lalu.
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi menyatakan kekhawatiran atas serangan militer di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran yang berpotensi memicu insiden radiasi besar.
IAEA menyebut serangan militer dilaporkan menghantam di sekitar fasilitas tersebut, terakhir terjadi pada Selasa malam.
Grossi memperingatkan bahwa kerusakan fasilitas itu bisa menyebabkan kebocoran radiasi yang berdampak pada wilayah luas di Iran dan sekitarnya.
Ia menyerukan pihak-pihak yang bertikai untuk menahan diri “secara maksimal” untuk mencegah risiko tersebut.
Sementara itu, Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) melaporkan adanya serangan baru terhadap PLTN Bushehr. Namun, tidak ada kerusakan maupun korban di kalangan staf, dan pembangkit tetap beroperasi normal.
Pada 17 Maret, serangan drone juga dilaporkan terjadi tanpa menimbulkan korban atau kerusakan.
(Yan Kusuma/goeh)
-
PAPUA TENGAH26/03/2026 20:30 WIBIptu Yakobus Resmi Jabat Kasat Resnarkoba Polres Mimika
-
OTOTEK26/03/2026 18:00 WIBSony dan Honda Angkat Tangan pada Proyek Mobil Listriknya
-
NASIONAL26/03/2026 16:30 WIBKasus Andrie Yunus Harus Diselesaikan Lewat Peradilan Militer
-
NUSANTARA26/03/2026 20:00 WIBAksi Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Berhasil Digagalkan
-
OLAHRAGA26/03/2026 16:00 WIBGP Jepang, Mercedes Gandeng Yohji Yamamoto Launching Seragam Balap
-
DUNIA26/03/2026 17:30 WIBMenlu: Iran Tidak Sedang Bernegosiasi dengan AS
-
PAPUA TENGAH26/03/2026 16:48 WIBToko Emas Belum Buka, Pendulang di Timika Tertahan Jual Hasil Dulangan
-
PAPUA TENGAH26/03/2026 19:00 WIBPemkab Mimika Siapkan Akselerasi Koperasi Merah Putih di Wilayah Pesisir dan Pegunungan