Connect with us

DUNIA

AS Batasi Perjalanan Pegawainya di Saudi

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ancaman teror udara kembali mengguncang jantung Arab Saudi. Serangan mematikan kelompok pemberontak Houthi menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandara Internasional King Fahd di Dammam. Serangan brutal di ibu kota ini menewaskan satu warga negara Pakistan dan melukai 11 orang lainnya.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi mengonfirmasi jatuhnya korban tewas dan luka yang kini tengah mendapat perawatan medis. Kepanikan pecah di area bandara, menyisakan trauma mendalam bagi para penumpang. Salah seorang saksi mata bahkan menggambarkan kengerian serangan tersebut dengan kalimat, “Darahku membeku.” Saat ini, otoritas setempat masih menghitung kerugian materiil akibat ledakan.

Eskalasi serangan ini langsung memicu reaksi cepat dari Amerika Serikat (AS). Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan darurat siaga satu bagi seluruh warganya yang berada di Arab Saudi. Melalui akun resmi Biro Urusan Konsuler (TravelGov), AS mendesak warganya untuk meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi saat berada di fasilitas penerbangan utama Saudi.

Aturan ketat pun langsung diberlakukan. Seluruh pegawai pemerintah AS di Arab Saudi kini diwajibkan mengantongi izin khusus sebelum menggunakan fasilitas bandara di Riyadh, Jeddah, maupun Dammam.

Pemerintah AS juga memperingatkan potensi kelumpuhan transportasi udara, termasuk pembatalan penerbangan massal, penutupan wilayah udara, hingga gangguan perjalanan yang parah. Warga AS diimbau memantau status penerbangan secara langsung kepada pihak maskapai dan disarankan segera beralih ke jalur darat menggunakan mobil pribadi, kereta api, atau bus sebagai alternatif evakuasi dan mobilitas yang lebih aman. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version