DUNIA
Iran Membantah Keras Tuduhan Otaki Serangan Udara Saudi
AKTUALITAS.ID – Kementerian Luar Negeri Iran secara tegas menepis tuduhan keterlibatan Teheran di balik eskalasi serangan milisi Houthi yang terus menggempur wilayah Arab Saudi.
Juru bicara Kemlu Iran, Ismail Baghaei, memastikan manuver bersenjata Houthi murni berdasarkan penilaian dan kepentingan internal milisi Yaman tersebut, bukan atas perintah Iran. Alih-alih bertindak sebagai dalang perang, Baghaei justru menyatakan kesiapan Teheran menggunakan pengaruhnya untuk menjadi fasilitator perdamaian guna mengakhiri permusuhan antara Riyadh dan Houthi.
Bantahan keras ini membalas tudingan langsung dari Wakil Menteri Diplomasi Publik Arab Saudi, Rayed Krimly. Sebelumnya, Krimly secara blak-blakan menuduh Iran sebagai provokator utama di balik eskalasi konflik terbaru ini. Krimly menyebut pemerintahan Teheran terus menyuplai senjata, melatih, dan mendanai milisi Houthi secara ilegal sehingga melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Eskalasi konflik bersenjata ini kian tak terkendali usai koalisi pimpinan Arab Saudi membombardir Bandara Sanaa di Yaman. Serangan tersebut langsung dibalas oleh Houthi dengan meluncurkan gempuran rudal yang menargetkan sejumlah fasilitas sipil strategis, termasuk bandara internasional milik Arab Saudi.
Di tengah pertempuran yang saling menghancurkan ini, jalur diplomasi dilaporkan menemui jalan buntu. Krimly mengungkap bahwa Houthi telah menolak tawaran Arab Saudi untuk menggelar pertemuan damai di Muscat, Oman, pada beberapa pekan lalu. (Mun)
-
DUNIA19/10/2026 00:00 WIBSaudi Minta Houthi Diputus dari Pasokan Senjata
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
RAGAM18/10/2026 23:00 WIBKaki Bau? Jangan Anggap Sepele
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan
-
RAGAM18/10/2026 17:00 WIBBMKG Ingatkan Pesisir Jakarta hingga Bali Terancam Rob
-
POLITIK18/10/2026 11:00 WIBMTI Minta Parpol Gunakan Rekam Jejak untuk Menyeleksi Pemimpin
-
NASIONAL18/10/2026 10:00 WIBKapolri Minta MUI Kaji Larangan Vape
-
DUNIA18/10/2026 12:00 WIBNama Mohammad Jadi Bahan Lawakan Trump