EKBIS
Harga Kripto 28 Januari 2025: Bitcoin Memble dan Majoritas Altcoin Terpuruk
AKTUALITAS.ID – Pada Selasa (28/1/2025), pasar kripto mengalami pergerakan yang kurang menggembirakan, dengan mayoritas kripto teratas terpantau berada di zona merah.
Data dari Coinmarketcap menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC), sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami penurunan sebesar 1,16% dalam 24 jam terakhir dan 0,25% sepekan.
Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 101.856 per koin atau sekitar Rp 1,65 miliar, berdasarkan kurs Rp 16.213 per dolar AS.
Ethereum (ETH) juga tidak luput dari penurunan, dengan pelemahan sebesar 1,90% dalam sehari dan 3,57% sepekan, membuat harga ETH kini terdegradasi ke Rp 51,4 juta per koin.
Sementara itu, Binance Coin (BNB) mengalami sedikit penguatan sebesar 2,28% dalam 24 jam terakhir, meski masih melemah 0,95% sepekan, sehingga BNB kini diperdagangkan di harga Rp 11 juta per koin.
Cardano (ADA) dan Solana (SOL) melanjutkan tren negatif mereka, dengan penurunan masing-masing sebesar 2,22% dan 2,42% dalam sehari. Harga ADA kini berada di Rp 15.114 per koin, sedangkan SOL diperdagangkan seharga Rp 3,80 juta per koin.
Di sudut yang lebih baik, XRP mengalami penguatan 1,05% dalam 24 jam, meskipun masih melemah 2,03% sepekan, dengan harga XRP saat ini di Rp 49.459 per koin.
Koin Meme, Dogecoin (DOGE), kembali mengalami penurunan dengan merosot 0,62% selama sehari dan 6,35% dalam sepekan, sehingga harganya kini berada di Rp 5.406 per token.
Dalam hal stablecoin, Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) masing-masing mengalami penguatan tipis 0,02%, dengan harga USD 0,9997 untuk USDT dan USD 0,9999 untuk USDC.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto hari ini tercatat mencapai USD 3,48 triliun, mengalami penurunan sekitar 1,33% dalam 24 jam terakhir.
Di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi ini, tampak bahwa investor besar (kelas kakap) telah meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka, dengan jumlah Bitcoin yang dipegang mereka meningkat dari 16,2 juta menjadi 16,4 juta BTC pasca Pemilihan Presiden AS tahun lalu.
Sementara itu, kehadiran Exchange-Traded Funds (ETF) Bitcoin kini semakin menguat, dengan 12 ETF Bitcoin spot secara kolektif memiliki lebih dari USD 100 miliar dalam aset yang dikelola, menjadikannya salah satu peluncuran ETF paling sukses dalam sejarah.
iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock, menambah kekuatan dominasi kripto ini dengan memiliki sekitar 574.118 BTC, menjadikan ETF Bitcoin sebagai pemegang Bitcoin terbesar saat ini.
Dalam situasi ini, sentimen pasar tampak campur aduk, menunggu sinyal lebih jelas dari perkembangan kebijakan dan dinamika di pasar keuangan global. (Enal Kaisar)
-
EKBIS02/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 2 Februari 2026: Naik Rp 167.000 per Gram
-
OASE02/02/2026 05:00 WIBPelajaran Tauhid dan Sains dalam Surat Al-Anbiya Ayat 1-30 yang Wajib Diketahui Muslim
-
NASIONAL02/02/2026 06:00 WIBDKPP Sidang Anggota KPU Papua Pegunungan Adi Wetipo Terkait Dugaan Status ASN Aktif
-
RAGAM02/02/2026 14:30 WIBNisfu Syaban 2026: Simak Tanggal dan Cara Melaksanakan Puasa Sunnah
-
JABODETABEK02/02/2026 07:30 WIBJangan Sampai Telat! Layanan SIM Keliling Jakarta 2 Februari 2026 Tutup Pukul 14.00
-
EKBIS02/02/2026 10:30 WIBMenanti Data Ekonomi RI, Rupiah Senin Ini Konsolidasi di Kisaran Rp16.770 per Dolar AS
-
POLITIK02/02/2026 14:00 WIBPartai Prima Tuding PDIP Ingin Kunci Demokrasi dengan Usulan Ambang Batas
-
EKBIS02/02/2026 09:30 WIBPasar Saham ‘Berdarah’! IHSG Senin Pagi Longsor Tembus ke Bawah 8.000