EKBIS
Rupiah Beri Kejutan Pagi Ini! Dolar AS Kembali Terpeleset ke Bawah Rp16.770
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan tipis pada perdagangan pagi ini, Selasa (15/4/2025). Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka menguat sebesar 0,03% ke level Rp16.765 per dolar AS, dibanding penutupan kemarin di Rp16.770 per dolar AS.
Penguatan rupiah ini mengikuti tren positif yang juga terjadi pada perdagangan sebelumnya, di mana rupiah menguat 0,12%.
🌍 Dolar Global Menguat, Tapi Rupiah Tetap Tangguh
Meski indeks dolar AS (DXY) tercatat naik 0,32% ke level 99,96 pada pukul 08:55 WIB—lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di angka 99,64—rupiah tetap mampu bertahan. Hal ini menunjukkan adanya faktor domestik yang mendukung penguatan nilai tukar Tanah Air.
🇮🇩 Cadangan Devisa Naik Jadi Penopang Utama
Faktor utama yang menopang penguatan rupiah adalah kenaikan cadangan devisa (cadev) yang diumumkan oleh Bank Indonesia (BI) pada awal pekan ini. BI mencatat posisi cadev Indonesia per akhir Maret 2025 mencapai US$157,1 miliar, naik US$ 2,6 miliar dari bulan sebelumnya.
Kenaikan ini terjadi setelah pemerintah memperkuat aturan terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) melalui PP Nomor 8 Tahun 2025, yang merupakan revisi dari PP Nomor 36 Tahun 2023.
Menurut BI, peningkatan cadev juga berasal dari penerimaan pajak, jasa, dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, sekaligus mencerminkan efektivitas kebijakan stabilisasi nilai tukar di tengah ketidakpastian pasar global.
💼 Stabilitas Terjaga, BI Siap Jaga Rupiah
Cadangan devisa Indonesia saat ini setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional yakni 3 bulan impor.
Dengan pasokan devisa yang lebih kuat, Bank Indonesia memiliki ruang lebih luas untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari tekanan eksternal.
🔍 Kesimpulan: Sinyal Positif untuk Pasar
Meskipun penguatan rupiah masih bersifat terbatas dan indeks dolar AS menunjukkan penguatan global, pasar melihat optimisme dari data fundamental domestik. Jika tren positif ini terus berlanjut, rupiah bisa berpeluang menguji level psikologis berikutnya dalam beberapa hari ke depan. (Mun/Yan Kusuma)
-
FOTO18/02/2026 15:49 WIBFOTO: Eastspring Jalin Kemitraan Strategis dengan Bahana Sekuritas
-
OLAHRAGA18/02/2026 18:00 WIBLaga Persib vs Ratchaburi Dijaga 2.285 Personel Polisi
-
NASIONAL18/02/2026 19:00 WIB58 Persen Dana Desa Dialokasikan Pemerintah untuk Pembangunan KDMP
-
PAPUA TENGAH18/02/2026 16:00 WIBSeorang Pemuda Tewas Usai Dianiaya di Kuala Kencana
-
FOTO18/02/2026 23:57 WIBFOTO: AHY Hadiri Perayaan Imlek 2026 Partai Demokrat
-
NUSANTARA18/02/2026 17:47 WIBWanita Penjual Pinang Ditusuk OTK Saat Berjualan
-
RAGAM18/02/2026 17:30 WIBMedia Diminta Tidak Membandingkan Pemeran “Harry Potter”
-
OTOTEK18/02/2026 13:30 WIBLonjakan Transaksi Kripto dalam Jaringan Perdagangan Manusia