EKBIS
OJK Awasi 6 Perusahaan Asuransi dan 9 Dana Pensiun
AKTUALITAS.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat enam perusahaan asuransi dan reasuransi berada dalam pengawasan khusus akibat keuangan yang bermasalah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan pengawasan khusus dilakukan agar perusahaan memperbaiki kondisi keuangannya untuk kepentingan pengembangan polis.
“OJK terus melakukan berbagai upaya mendorong (penyelesaian) permasalahan pada lembaga jasa keuangan melalui pengawasan khusus di mana per 24 Juni 2025 dilakukan terhadap enam perusahaan asuransi dan reasuransi dengan tujuan agar perusahaan dapat memperbaiki kondisi keuangannya,” katanya dalam konferensi pers RDKB Juni 2025, Rabu (8/7/2025). Selain perusahaan asuransi dan reasuransi, OJK juga melakukan pengawasan khusus terhadap sembilan perusahaan dana pensiun.
Dalam kesempatan itu, Ogi mengatakan bahwa aset asuransi per Mei 2025 tercatat sebesar Rp1.163,62 triliun, naik 3,84 persen secara tahunan (year on year/yoy). Rinciannya aset asuransi komersial sebesar Rp939,75 triliun atau naik 4,3 persen (yoy).
Kemudian asuransi nonkomersial sebesar Rp223,87 triliun atau naik 1,95 persen (yoy).
Adapun kinerja asuransi komersial berupa pendapatan premi pada Januari-Mei 2025 sebesar Rp138,61 triliun atau tumbuh 0,88 persen.
“Terdiri dari premi asuransi jiwa yang sedikit terkontraksi sebesar 1,33 persen (yoy) dengan nilai sebesar Rp72,53 triliun. Sementara premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 3,43 persen (yoy) dengan nilai Rp66,08 triliun,” katanya.
Secara umum, Ogi mengatakan permodalan industri asuransi komersial masih menunjukkan kondisi yang solid. Hal itu setidaknya terlihat dari Risk Based Capital (RBC).
Secara sederhana, RBC mengukur seberapa besar modal yang diperlukan agar perusahaan asuransi dapat tetap sehat secara finansial jika menghadapi kondisi risiko yang merugikan.
OJK mencatat RBC industri asuransi jiwa sebesar 480,77 persen dan RBC asuransi umum dan reasuransi 315,04 persen. Angka ini masih di atas threshold 120 persen. (Ari Wibowo/goeh)
-
OASE14/10/2026 05:00 WIBInilah Doa Nabi Muhammad SAW agar Hujan Membawa Manfaat
-
JABODETABEK14/10/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Cuaca Cerah di Seluruh Jakarta
-
POLITIK14/10/2026 07:00 WIBGerindra: Prabowo Tak Dipilih untuk Menyenangkan Pengamat
-
NASIONAL14/10/2026 08:00 WIBKemenbud Mulai Pemugaran Yasti Borobudur, Pertama Sejak 1911
-
EKBIS14/10/2026 09:30 WIBIHSG Menghijau, Lalu Memerah
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
NASIONAL14/10/2026 06:00 WIBBPK Sentil Pemerintah soal Dana Pensiun ASN dan TNI-Polri