Connect with us

EKBIS

Bulog Tegal Serap 69 Ribu Ton Beras Petani, Stok Aman hingga Awal 2026

Aktualitas.id -

Gudang Bulog Kandeman Kabupaten Batang menyalurkan program cadangan beras Pemerintah Untuk Bantuan Pangan 2024 di Batang. (ANTARA)

AKTUALITAS.ID – Perum Bulog Cabang Tegal, Jawa Tengah, hingga pertengahan Juli 2025 telah menyerap sebanyak 69.071 ton setara beras dari hasil panen petani. Penyerapan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok beras di wilayah tersebut.

Wakil Pimpinan Bulog Cabang Tegal, Wahyu Trihutomo, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penyerapan gabah kering giling (GKG) sebanyak 90.005 ton sepanjang tahun 2025.

“Meski musim panen mulai berkurang dan harga gabah cenderung naik, kami terus menyerap gabah petani. Saat ini harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani berkisar antara Rp6.500 hingga Rp7.200 per kilogram,” ujarnya saat ditemui di Kabupaten Batang, Kamis (17/7).

Adapun rincian asal gabah yang telah diserap Bulog Tegal meliputi:

  • Tegal Raya: 36.000 ton
  • Kabupaten Brebes: 19.584 ton
  • Kabupaten Batang: 6.369 ton
  • Kabupaten dan Kota Pekalongan: 9.236 ton

Penyerapan ini, lanjut Wahyu, dilakukan dengan melibatkan Kodim, Dinas Pertanian di tujuh kabupaten/kota, serta petani lokal guna mempercepat distribusi dan menjaga kualitas gabah.

Saat ini, stok beras di Gudang Bulog mencapai 110 ribu ton, jumlah yang dinilai aman untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat hingga awal 2026.

“Dengan asumsi penyaluran sebesar 7.300 ton per bulan, stok yang ada saat ini cukup hingga tahun depan. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan pangan,” jelas Wahyu.

Menanggapi harga pangan yang mulai naik di sejumlah wilayah, Wahyu menyebut sudah ada beberapa pemerintah daerah yang mengajukan permohonan bantuan beras. “Insya Allah minggu depan kami mulai penyaluran bantuan pangan. Stok cukup, distribusi akan segera dilakukan,” tambahnya. (PURNOMO/DIN) 

TRENDING

Exit mobile version