Connect with us

EKBIS

Harga Beras Premium & Medium di Tingkat Konsumen Melebihi HET di Semua Zona

Aktualitas.id -

Ilustrasi: Beras. Ist

AKTUALITAS.ID – Harga beras di Indonesia terus mengalami tekanan naik. Data terbaru Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Minggu (27/7/2025) pukul 08.15 WIB, menunjukkan harga rata-rata beras premium dan beras medium di tingkat konsumen mengalami kenaikan signifikan dan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional di seluruh wilayah.

Beras Premium: Naik 8,19% Melebihi HET Rp14.900/kg
Harga rata-rata nasional beras premium mencapai Rp16.120 per kilogram, naik tajam 8,19% dari HET nasional yang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kg. Kenaikan ini konsisten terjadi di semua zona:

Zona 1: Rp15.602/kg (HET: Rp14.900/kg)

Zona 2: Rp16.560/kg (HET: Rp15.400/kg)

Zona 3: Rp18.250/kg (HET: Rp15.800/kg)

Beras Medium: Loncatan 14,92% Lebih Tinggi dari HET Rp12.500/kg

Situasi serupa dialami beras medium. Harga rata-rata nasional beras medium melonjak 14,92% menjadi Rp14.465 per kilogram, jauh di atas HET nasional Rp12.500 per kg. Di semua zona, harga rata-rata juga berada di atas HET masing-masing zona:

Zona 1: Rp14.213/kg (HET: Rp12.500/kg)

Zona 2: Rp14.373/kg (HET: Rp13.100/kg)

Zona 3: Rp16.375/kg (HET: Rp13.500/kg)

Beras SPHP Bulog: Hanya Naik Tipis, Tetap Di Bawah HET
Berbeda dengan beras komersial, harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog hanya naik tipis menjadi Rp12.585 per kg dari HET nasional Rp12.500 per kg. Secara nasional dan di semua zona (Zona 1: Rp12.337/kg, Zona 2: Rp12.909/kg, Zona 3: Rp13.200/kg), harga beras SPHP ini tetap berada di bawah HET masing-masing zona.

Harga Pangan Lainnya: Minyakita dan Bawang Merah Terpantau Tinggi

Di sektor pangan lainnya:

Minyak Goreng: Harga rata-rata nasional kemasan Rp21.096/liter, curah Rp17.241/liter. Minyakita kemasan naik 10,68% menjadi Rp17.377/liter, masih di atas HET Rp15.700/liter.

Cabai: Rawit merah Rp56.390/kg (di dalam HAP Rp40.000-57.000/kg), merah keriting Rp40.602/kg (di dalam HAP Rp37.000-55.000/kg), merah besar Rp37.623/kg.

Bawang: Merah Rp46.392/kg (di atas HAP Rp36.500-41.500/kg), putih bonggol Rp37.936/kg (di bawah HAP Rp38.000-40.000/kg).

Protein Hewani: Daging ayam ras Rp35.168/kg (di bawah HAP Rp40.000/kg), telur ayam ras Rp29.172/kg (mendekati HAP Rp30.000/kg), daging sapi murni Rp134.584/kg (di bawah HAP Rp140.000/kg), daging kerbau segar lokal Rp145.000/kg, daging kerbau beku impor Rp109.000/kg.

Ikan: Kembung Rp42.235/kg, tongkol Rp34.102/kg, bandeng Rp34.178/kg.

Lainnya: Kedelai biji kering impor Rp10.698/kg, jagung pakan Rp6.026/kg, tepung terigu kemasan Rp12.910/kg, tepung terigu curah Rp9.701/kg, gula konsumsi Rp18.300/kg, garam konsumsi Rp11.675/kg.

Kenaikan harga beras premium dan medium yang signifikan dan melebihi HET di seluruh Indonesia menjadi perhatian utama, menunjukkan adanya tekanan pada harga pangan pokok bagi konsumen. Pasca Lebaran, kelanjutan tren ini perlu dipantau ketat oleh pemerintah dan related stakeholders untuk menjaga stabilitas harga pangan nasional. (Yoke Firmasnyah/Mun)

TRENDING