EKBIS
Kompak dengan Mata Uang Asia, Rupiah Pagi Ini Tunduk Lawan Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026). Pelemahan ini terjadi seiring masih kuatnya dolar AS di pasar global dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada awal perdagangan berada di level Rp16.797 per dolar AS, melemah 20 poin atau 0,12 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp16.777 per dolar AS. Sementara itu, mengacu pada data Yahoo Finance, rupiah tercatat berada di level Rp16.795 per dolar AS, relatif bergerak datar dibandingkan sesi sebelumnya.
Secara keseluruhan, pergerakan ini mencerminkan pelemahan rupiah sekitar 0,17 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. Tekanan terhadap mata uang Garuda sejalan dengan tren mayoritas mata uang Asia yang bergerak di zona merah.
Hingga pukul 09.00 WIB, ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam di kawasan Asia setelah turun 0,26 persen. Selanjutnya, dolar Taiwan dan won Korea Selatan sama-sama melemah 0,21 persen. Yuan China turut terkoreksi 0,04 persen.
Sementara itu, baht Thailand dan dolar Singapura masing-masing turun 0,02 persen. Yen Jepang terpantau melemah tipis dengan kecenderungan bergerak stabil pada perdagangan pagi ini.
Di sisi lain, peso Filipina justru menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,21 persen terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong juga menguat tipis 0,02 persen terhadap greenback.
Pelemahan rupiah pada awal perdagangan hari ini mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar terhadap arah kebijakan moneter global, khususnya terkait prospek suku bunga Amerika Serikat, yang masih menjadi sentimen utama di pasar keuangan. (Firmansyah/Mun)
-
EKBIS10/02/2026 11:30 WIBLanjut Naik! Cek Tabel Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 10 Februari 2026
-
RAGAM10/02/2026 15:30 WIBLibur Panjang! Ini Kalender Libur Awal Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk Siswa SD-SMA
-
NASIONAL10/02/2026 11:00 WIBRibuan Pasukan TNI AD Siap Berangkat ke Gaza untuk Misi Perdamaian
-
RAGAM10/02/2026 13:30 WIBBukan Cuma Hujan, Peneliti BRIN Ungkap 3 Penyebab Utama Jakarta Sering Banjir
-
POLITIK10/02/2026 14:00 WIBRespons Wacana Zulhas di Pilpres 2029, Sekjen PSI: Cawapres Urusan Pak Prabowo
-
RIAU10/02/2026 19:30 WIBKasus Gajah Mati di Konsesi PT RAPP Estate Ukui, Begini Penjelasan Kapolres Pelalawan
-
POLITIK10/02/2026 13:00 WIBPKS Belum Tentukan Sikap Soal Prabowo Maju Pilpres 2029
-
NASIONAL10/02/2026 11:46 WIBMenaker Yassierli Minta BLK Tidak Hanya Latih, Tapi Pastikan Lulusannya Bekerja