NASIONAL
Dari BI ke Kemenkeu, Ini Rekam Jejak Kebijakan Juda Agung
AKTUALITAS.ID – Pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan menandai masuknya figur berlatar belakang otoritas moneter ke dalam lingkar kebijakan fiskal pemerintah. Ekonom senior yang lama berkiprah di Bank Indonesia itu dikenal memiliki rekam jejak dalam perumusan kebijakan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Selama berkarier di Bank Indonesia, termasuk saat menjabat Deputi Gubernur, Juda Agung terlibat dalam proses penguatan kerangka kebijakan makroprudensial. Kebijakan tersebut dirancang untuk menjaga ketahanan sektor keuangan di tengah dinamika ekonomi global serta fluktuasi siklus keuangan domestik.
Dalam periode tersebut, Bank Indonesia memperkuat sejumlah instrumen makroprudensial guna memastikan fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan secara berkelanjutan. Kebijakan insentif likuiditas makroprudensial menjadi bagian dari bauran kebijakan yang digunakan untuk menjaga kecukupan likuiditas perbankan, sekaligus mengendalikan risiko sistemik.
Selain aspek stabilitas keuangan, Juda Agung juga terlibat dalam penguatan bauran kebijakan makroekonomi Bank Indonesia yang bertujuan menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan. Pendekatan ini menempatkan stabilitas sistem keuangan sebagai prasyarat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi jangka menengah.
Di sektor sistem pembayaran dan keuangan digital, Juda Agung termasuk pejabat yang terlibat dalam pengembangan kerangka kebijakan yang adaptif terhadap inovasi. Kebijakan diarahkan untuk membuka ruang pengembangan layanan keuangan digital, dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan dan mitigasi risiko.
Dalam konteks koordinasi kebijakan nasional, Juda Agung juga terlibat dalam upaya memperkuat sinergi lintas otoritas melalui mekanisme koordinasi stabilitas sistem keuangan. Pendekatan ini menempatkan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional dan kepercayaan pasar.
Pengalaman panjang di otoritas moneter tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menunjuk Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan. Latar belakangnya di bidang stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dinilai relevan dalam memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter di lingkungan Kementerian Keuangan pada periode pemerintahan saat ini. (RR)
-
POLITIK09/10/2026 07:00 WIBPKB Dorong Pembentukan Pansus Ijazah Gibran
-
NUSANTARA09/10/2026 07:30 WIBGunung Anak Krakatau Erupsi Saat Senja
-
EKBIS09/10/2026 09:30 WIBIHSG Terjun Bebas Nyaris Jebol ke Bawah 6.000
-
POLITIK09/10/2026 11:02 WIBGolkar Pastikan Prabowo Maju Lagi di 2029
-
EKBIS09/10/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Sentuh Rp2,572 Juta per Gram
-
OTOTEK09/10/2026 13:30 WIBWhatsApp Resmi Tak Bisa Dipakai di HP Ini
-
JABODETABEK09/10/2026 08:30 WIBGeger! Mayat Perempuan Terikat Ditemukan di Kamar Kos
-
POLITIK09/10/2026 15:00 WIBKPP DEM Gelar Media Session, KPU DKI Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi Pemilu