NASIONAL
Maraknya Prostitusi Online, Kementerian PPPA Kaji Penyebab Utamanya
Menteri Yohana menilai ada perubahan gaya hidup di beberapa kalangan di Indonesia
AKTUALITAS.ID – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) tengah mengkaji penyebab perempuan di kalangan selebritis menjajakan dirinya di media dalam jaringan (daring/online).
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise menyadari seiring dengan perkembangan teknologi memunculkan hal-hal buruk termasuk pelacuran secara online yang baru-baru ini dilakukan artis berinisial VA. Ia menduga motif orang terkenal seperti VA menjajakan tubuhnya bukanlah uang.
Ia menduga ada perubahan pola pikir perempuan yang belum puas dengan gaya hidupnya sekarang dan mencoba gaya hidup yang berbeda. “Karena itu dilakukan kajian-kajian khusus mengapa melakukan ini,” ujarnya saat diskusi perang prostitusi online dan kejahatan pada perempuan, di Jakarta, Kamis (24/1).
Karena bisa terjadi banyak kemungkinan, ia menyadari dibutuhkan kajian untuk mengetahui secara pasti penyebabnya. Ia mengaku telah meminta perguruan tinggi untuk mengkaji fenomena ini.
Satu hal yang pasti ia menyebut prostitusi bisa dikategorikan sebagai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sesuai dengan UU no 21 tahun 2007 karena masuk dalam perbuatan eksploitasi, baik dengan persetujuan atau tidak dari korban yang termasuk pelacuran, pelayanan paksa, perbudakan modern, penindasan, kekerasan fisik, organ seksual dan reproduksi, pemaksaan fisik organ seksual, transplantasi organ, jaringan tubuh, memanfaatkan tenaga untuk mendapatkan keuntungan materiil, dan inmateriil.
“Hanya saja perlu dibuktikan unsur dan caranya. Yang jelas tindakan itu tidak terpuji dan mereka (pelacur prostitusi online) menjatuhkan harkat dan martabat perempuan yang berjumlah sekitar 126 juta jiwa,” ujarnya. Apalagi, ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara hukum, demokrasi, dan religius karena memiliki agama yang mengikat perilaku norma dan tindakan masyarakatnya.
-
OLAHRAGA08/04/2026 16:00 WIBBAC 2026, Sabar/Reza Berhasil Membuka Langkah ke Babak Selanjutnya
-
OTOTEK08/04/2026 17:30 WIBTruk Ikonik China Percepat Ekspansi di Asia dan Afrika
-
EKBIS09/04/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Kamis 9 April 2026 Anjlok ke Level Rp 2,85 Juta
-
NASIONAL08/04/2026 14:00 WIBSahroni: Vape Merusak Bangsa Jika Tak Dilarang
-
DUNIA08/04/2026 15:00 WIBIntelijen AS Sebut Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Kritis di Qom
-
RIAU09/04/2026 10:56 WIBPolda Riau dan Polis Malaysia Perkuat Kerja Sama Tangani Narkotika dan Terorisme
-
RAGAM08/04/2026 23:00 WIBMakanan Digoreng Dapat Mengurangi Nutrisi untuk Anak
-
DUNIA08/04/2026 18:30 WIBGencatan Senjata Bikin Harga Minyak Global Turun Drastis