Connect with us

NASIONAL

DPR Gaspol RUU Ketenagalistrikan Demi Setop Ketergantungan Impor

Aktualitas.id -

Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong percepatan penguatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagalistrikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tekanan geopolitik global yang terus meningkat.

Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa sektor kelistrikan memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas energi Indonesia, terutama di tengah ancaman krisis energi global.

Menurutnya, dinamika geopolitik dunia, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia harus segera memperkuat sistem energi domestik.

“Aspek kelistrikan ini sangat penting. Kondisi di Timur Tengah dan ancaman krisis energi global menunjukkan bahwa listrik adalah kunci dalam meningkatkan ketahanan energi kita,” ujar Eddy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ia mengungkapkan, hingga kini Indonesia masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor energi fosil seperti minyak mentah, LPG, dan gas. Ketergantungan tersebut dinilai berisiko terhadap stabilitas energi nasional jika tidak segera diantisipasi.

Karena itu, DPR menilai percepatan transisi energi melalui penguatan sektor ketenagalistrikan menjadi langkah yang tidak bisa ditunda. Upaya ini tidak hanya untuk menekan ketergantungan impor, tetapi juga mendukung target nasional mencapai Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat.

Eddy menambahkan, seluruh anggota Komisi XII DPR RI pada prinsipnya mendukung penuh penguatan regulasi di sektor ketenagalistrikan sebagai fondasi menuju kemandirian energi nasional.

“Energi kita saat ini masih didominasi bahan bakar fosil yang belum memiliki alternatif pengganti sepenuhnya. Maka penguatan regulasi menjadi sangat penting,” jelasnya, dikutip Selasa (31/3/2026).

Pembahasan RUU Ketenagalistrikan dinilai sebagai momentum strategis untuk merumuskan kebijakan energi yang lebih berkelanjutan, adaptif, serta tahan terhadap tekanan global.

Dengan regulasi yang tepat, sektor ketenagalistrikan diharapkan mampu menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional sekaligus menjamin ketersediaan listrik yang andal dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version