Connect with us

NASIONAL

Perlindungan TNI di Bunker Lebanon Adalah Evakuasi Taktis

Aktualitas.id -

Ilustrasi: Pasukan penjaga perdamaian TNI di Lebanon. (dok. Puspen TNI).

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam unggahan akun Instagram resmi (@prabowo), Sabtu kemarin.

“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” ujar Prabowo dalam unggahannya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai perintah dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto agar para prajurit TNI pasukan perdamaian di Lebanon berlindung di bunker adalah langkah antisipatif untuk evakuasi taktis.

Menurut dia, upaya itu merupakan bentuk kesiapsiagaan yang tidak bisa ditawar. Amelia mengatakan ketika terjadi eskalasi konflik di kawasan itu, upaya tersebut merupakan langkah yang tepat, terukur, dan mencerminkan prioritas utama pada keselamatan personel.

“Dalam situasi konflik yang dinamis dan berisiko tinggi, keputusan cepat berbasis mitigasi ancaman adalah bagian dari standar operasi yang harus dijalankan,” kata Amelia dalam keterangan di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dia pun mendorong agar pemerintah dan TNI terus melakukan evaluasi situasi secara berkala, memperkuat sistem perlindungan pasukan serta memastikan adanya protokol kontingensi yang adaptif terhadap perkembangan eskalasi di lapangan.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version