NUSANTARA
Dor, Seorang Warga Tewas Ditembak Brimob di Tambang Emas PETI
AKTUALITAS.ID – Seorang warga Sulawesi Utara tewas setelah diduga ditembak oleh anggota Brimob Polda Sulut di kawasan tambang emas ilegal (PETI) di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara. Kejadian ini tengah diselidiki oleh Polda Sulut.
Komandan Satuan Brimob Polda Sulut, Kombes Pol Agung Anggoro, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. “Saat ini masih dalam penyelidikan,” katanya pada Senin (10/3/2025).
Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Bahagia Dachi, menyatakan bahwa Propam Polda Sulut telah turun tangan untuk menyelidiki lebih lanjut. “Proses hukum sedang berjalan, semua telah diambil alih oleh Polda Sulut,” ujarnya.
Dachi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak anarkis dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada polisi. Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian sudah bertemu dengan keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
“Kami sudah bertemu dengan keluarga korban di ruang jenazah, dan atas nama Kapolda Sulut, kami meminta maaf,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dachi menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas anggota Brimob yang terbukti bersalah hingga menyebabkan kematian. “Kami akan memberikan hukuman berat jika ada kesalahan yang dilakukan,” pungkasnya. (Mun/ Yan Kusuma)
-
NUSANTARA22/02/2026 16:30 WIBPembatasan Angkutan Barang di Merak Mulai Diterapkan
-
OTOTEK22/02/2026 18:00 WIBKecelakaan Terkait Autopilot, Tesla Ditetapkan Harus Bertanggung Jawab
-
NUSANTARA22/02/2026 17:27 WIBSatgas ODC 2026 Tangkap 28 Orang di Yahukimo, 9 Ditetapkan Tersangka
-
EKBIS22/02/2026 18:30 WIBMeski Terdampak Bencana, Kulit Manis Asal Agam Tembus Pasar Eropa
-
OLAHRAGA22/02/2026 20:00 WIBRonaldo: Saya Ingin Terus Main di Arab Saudi
-
EKBIS22/02/2026 20:30 WIBPasokan BBM Satu Harga di Krayan Aman Dipastikan Pertamina
-
NUSANTARA22/02/2026 21:09 WIBTNI-Polri Evakuasi198 Orang dari Lokasi Tambang Kali Musairo
-
NASIONAL22/02/2026 17:30 WIBKekerasan Brimob yang Tewaskan Siswa di Maluku, Menuai Kecaman Ketua Komisi X DPR RI