Connect with us

NUSANTARA

Bencana Longsor di IMIP 9, Satu Pekerja Tewas

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Kecelakaan kerja fatal kembali terjadi di kawasan industri nikel. Bencana longsor melanda area operasional IMIP 9 milik PT QMB Energy Materials di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Rabu (18/2/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan sejumlah alat berat tertimbun dan merenggut nyawa seorang pekerja.

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.35 WITA di area disposal (pembuangan limbah). Head of Media Relations Department PT IMIP, Dedy Kurniawan, menjelaskan bahwa longsor diduga kuat dipicu oleh kondisi struktur tanah di area bawah yang lembek.

Akibat pergerakan tanah tersebut, beberapa unit alat berat seperti ekskavator, buldozer, hingga dump truck ikut terbawa material longsoran.

“Penyebab sementara diduga karena kondisi tanah pada area bawah yang lembek. Beberapa unit alat berat ikut terbawa longsoran di area dumpingan limbah,” ujar Dedy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/2/2026).

Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam musibah ini. Korban diketahui berinisial R (20), seorang operator ekskavator yang tengah bertugas saat kejadian.

Ironisnya, korban sempat menyadari adanya tanda-tanda bahaya sebelum maut menjemput. “Korban sempat memberikan tanda peringatan terkait adanya pergerakan tanah. Namun, nahas korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun bersama ekskavator yang dioperasikannya,” jelas Zulkarnain.

Jenazah korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan langsung dibawa ke Klinik 2 PT IMIP untuk penanganan lebih lanjut.

Menanggapi tragedi ini, tim Quick Response Center (QRC) PT IMIP segera melakukan langkah darurat dengan menghentikan seluruh aktivitas di lokasi kejadian dan memasang garis pengaman (safety line).

“Aktivitas di area tersebut dihentikan total untuk proses evakuasi pekerja ke titik aman serta menunggu investigasi menyeluruh dari Binwasnaker Provinsi Sulawesi Tengah,” tambah Dedy.

Pihak manajemen IMIP bersama kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan standar keselamatan kerja di area pertambangan tersebut terpenuhi demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version