OLAHRAGA
Apriliana Tak Sabar Mengincar Medali di APG 2025
AKTUALITAS.ID – Cabang olahraga para bulu tangkis ASEAN Para Games (APG) 2026 akan dipertandingkan mulai Rabu (21/1/2026) di Convention Center, 80th Birthday Anniversary Stadium. Indonesia menargetkan meraih lima medali emas, dua perak dan tiga perunggu dari cabang para bulu tangkis.
Atlet para bulu tangkis Indonesia Apriliana Sulistyowati mengaku tidak sabar untuk tampil pertama kalinya (debut) untuk mengincar peluang medali di ASEAN Para Games (APG) 2026 yang berlangsung di Thailand pada 20-26 Januari.
“Ini momen yang spesial, momen yang tidak terduga bagi saya karena bisa ikut ASEAN Para Games 2025,” kata Apriliana Sulistyowati dalam keterangan resmi NPC Indonesia yang dikutip di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Apriliana yang diproyeksikan tampil di nomor tunggal putri klasifikasi SH6 ini ingin merasakan persaingan level baru. Atlet asal Sukoharjo, Jawa Tengah itu bertekad tidak menyia-nyiakan peluang meraih medali dalam debutnya pada pesta olahraga atlet disabilitas Asia Tenggara.
Sebelum ke APG 2025, Aprliana juga telah memiliki pengalaman prestasi di panggung internasional saat meraih medali perak pada ajang Asian Youth Para Games 2025.
Dia mengakui persaingan untuk meraih medali di tunggal putri SH6 dalam ajang APG tidak mudah karena berhadapan dengan banyak atlet yang lebih berpengalaman darinya. Namun, dia berusaha memastikan akan tampil dengan penuh percaya diri.
“Menurut saya, musuh terbesar saya adalah diri saya sendiri, karena harus mengurangi rasa malas dan tidak percaya diri. Itu yang harus ditaklukkan,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Pelatih Tim Nasional Para Bulu Tangkis Indonesia Jarot Hernowo mengatakan Apriliana merupakan satu dari sederet potensi baru yang sengaja dibawa ke Thailand.
Atlet jebolan Sentra Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) tersebut diharapkan terus berkembang agar bisa menjadi andalan Indonesia untuk jangka panjang.
“Sebenarnya, Apriliana ini kami proyeksikan untuk turun di nomor ganda, melapisi seniornya Rina Marlina. Namun karena nomor ganda (SH6) tidak dipertandingkan, kami alihkan konsentrasinya di nomor tunggal,” katanya.
Jarot menambahkan bahwa pihaknya sengaja menerjunkan para atlet muda untuk melapisi seniornya dengan target jangka panjang di Paralimpiade 2028 dan Paralimpiade 2032.
“Kami memproyeksikan mereka bisa menjadi penerus atlet-atlet senior,” katanya.
(Purnomo/goeh)
-
DUNIA27/01/2026 15:00 WIBKapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Kemlu Iran: Agresi Washington Akan Berakhir Menyakitkan
-
JABODETABEK27/01/2026 16:00 WIBSoal Penangkapan Pedagang Es Gabus, Anggota TNI-Polri Beri Klarifikasi
-
RAGAM27/01/2026 14:30 WIBWaspada! 14 Wilayah di Indonesia Terancam Gempa Megathrust
-
POLITIK27/01/2026 17:30 WIB9 Nama Disetujui Jadi Anggota Ombudsman 2026-2031, Dalam Rapat Paripurna DPR RI
-
NUSANTARA27/01/2026 18:30 WIBPenyeludupan 70 Ton Daging Beku dari Singapura Berhasil Digagalkan
-
RAGAM27/01/2026 19:00 WIBTom Cruise Kembali ke AS Usai Beberapa Tahun Tinggal di Inggris
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
NASIONAL27/01/2026 18:00 WIBAwas! Jangan Coba-coba Konsumsi Gas Tertawa “Whip Pink”