Connect with us

PAPUA TENGAH

Musrenbang Distrik Jita Hasilkan 129 Usulan Pembangunan, dari Rumah Layak Huni hingga Air Bersih

Aktualitas.id -

Musrenbang Distrik Jita Mimika yang menghasilkan 129 usulan prioritas pembangunan kampung tahun anggaran 2026.
Momen penyerahan hasil Musrembang dalam bentuk dokumen tertulis oleh Kepala Distrik Jita Suto Rontini (kiri) kepada Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Mimika, Regina Wenda usai kegiatan Musrembang di Ballroom Kanguru Hotel Timika, Jumat (6/3/2026). AKTUALITAS.ID/Ahmad

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, merampungkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik untuk tahun anggaran 2026. Hasil musyawarah tersebut segera ditindaklanjuti ke tingkat Pemerintah Kabupaten Mimika dalam waktu dekat.

Forum Musrenbang yang melibatkan tokoh masyarakat, kepala kampung, serta tim asistensi menghasilkan 129 usulan prioritas pembangunan. Usulan tersebut mencakup pembangunan rumah layak huni, penyediaan air bersih, fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, pembangunan jembatan, penerangan jalan, bantuan sektor perikanan, hingga program peningkatan ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Mimika, Regina Wenda, memberikan apresiasi atas berbagai usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat Distrik Jita.

“Bapak/Ibu di Distrik Jita sudah buat banyak, dan ke depan banyak PR juga yang akan kami pikirkan untuk pengembangan terutama di Distrik Jita. Usulan-usulan yang telah Bapak/Ibu sampaikan itu menjadi perencanaan untuk 2027,” ujar Regina di Ballroom Kanguru Hotel Timika, Jumat (6/3/2026).

Regina menjelaskan tim asistensi telah menyampaikan sejumlah program usulan pada Musrenbang tahun sebelumnya yang dijadwalkan direalisasikan pada tahun ini. Ia meminta kepala kampung bersama tim distrik terus mengawal pelaksanaan program tersebut.

“Apabila ada program yang diusulkan tahun lalu tidak terealisasi tahun ini, kita dorong lagi di tahun depan. Apabila terealisasi tahun ini, kita bersyukur untuk itu. Tugas masyarakat mendukung program pemerintah. Ketika ada program hadir melalui OPD terkait, support itu tahun ini,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan data sebagai dasar pembangunan sesuai visi pembangunan dari kampung ke kota yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Mimika. Bappeda Mimika saat ini tengah menyiapkan survei potensi distrik untuk memperkuat perencanaan pembangunan.

“Kepala daerah harus punya data distrik itu harus lengkap dan juga data kampung. Data kampung sudah disiapkan tim dari DPMK di beberapa kampung, sementara survei potensi distrik disiapkan Bappeda tahun ini,” ujarnya.

Menurut Regina, data potensi distrik akan membantu pemerintah menentukan arah pembangunan yang tepat sesuai potensi wilayah.

“Harapan pimpinan, lewat potensi distrik yang Bapak Bupati sudah pegang datanya, kita bisa tahu Distrik Jita itu potensinya apa dan pembangunan dimulai dari sektor apa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Jita, Suto Rontini, menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyediakan lahan bagi pembangunan fasilitas umum di kampung.

“Pesan saya, ketika pemerintah mau membangun sesuatu, saya cuma pesan satu: kam stop dengan kam pung bayar-bayar tanah itu. Pemerintah punya program, tapi kalau masyarakat tidak mendukung, pembangunan tidak akan berjalan,” kata Suto.

Ia mengaku bersyukur proses pembangunan di Distrik Jita selama ini berjalan baik karena adanya dukungan masyarakat dalam penyediaan lahan bagi fasilitas pemerintah.

“Dari kampung ke kampung kita siapkan lahan. Pemerintah siap membangun, tapi paling penting lahan harus disiapkan. Kalau kita tidak kasih ruang untuk orang membangun, tidak akan bisa orang datang bangun kita pung kampung,” tuturnya.

Suto juga meminta masyarakat menjaga kenyamanan para tenaga pelayanan publik seperti guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah tersebut.

“Yang penting apa yang kita inginkan kita sampaikan, aspirasi kita kita sampaikan, dan semua itu sudah tercatat dengan baik. Tinggal kita sama-sama punya tugas dan tanggung jawab untuk mengawal itu sehingga usulan prioritas bisa terlaksana,” pungkasnya. (Ahmad)

TRENDING

Exit mobile version