RAGAM
Cegah Masalah Kesehatan Tulang Pada Anak
AKTUALITAS.ID – Beberapa masalah kesehatan tulang yang spesifik pada anak bisa dikenali agar dapat membantu untuk pencegahan awal. Diantaranya nyeri kaki dan tumit anak yang sering salah diagnosis. Jika nyeri terjadi sering, terutama setelah aktivitas fisik, itu bisa menunjukkan bahwa anak kekurangan nutrisi penting, seperti Vitamin D.
Kekurangan asupan vitamin D juga dapat menyebabkan kelemahan otot dan peningkatan kelelahan. Anak-anak yang biasanya aktif mungkin menjadi lesu, dan otot mereka mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih setelah bermain.
Vitamin D merupakan nutrisi penting untuk kesehatan anak karena memfasilitasi penyerapan kalsium yang penting untuk tulang kuat dengan bantuan sinar matahari.
Ahli bedah ortopedi anak dari Rumah Sakit Anak Narayana Health SRCC, Mumbai Dr. Avi Shah mengatakan pada Health Shots, musim dingin seringkali membuat anak kekurangan nutrisi ini karena hari yang lebih pendek dan lebih dingin.
“Mengenakan lebih banyak pakaian dan menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan berarti mereka kurang terpapar sinar matahari, Tanpa vitamin D yang cukup, kesehatan tulang dapat melemah, yang dapat menyebabkan masalah di kemudian hari,” katanya, ditulis laman Hindustan Times, Minggu (4/1/2026).
Kurangnya aktivitas dan otot kaku juga dapat menyebabkan anak lebih mungkin mengalami keseleo, cedera otot, dan patah tulang.
“Jatuh ringan dapat menyebabkan cedera yang tampak lebih parah dari yang diperkirakan,” kata dia.
Anak-anak mendapat manfaat dari bergerak, dan jika mereka tidak cukup beraktivitas, mereka menghadapi risiko cedera yang lebih tinggi.
Shah menjelaskan kekurangan vitamin D mungkin terkait dengan keterlambatan perkembangan. Artinya pencapaian pertumbuhan menjadi lebih lambat atau risiko cedera yang lebih tinggi yang membutuhkan perawatan medis, kata pakar tersebut.
Ia menganjurkan untuk sisihkan 15-20 menit setiap hari untuk bermain di luar ruangan, meskipun cuacanya dingin untuk mendapatkan sinar matahari sebagai tambahan vitamin D alami. Aktivitas fisik mengurangi waktu menatap layar, terutama di siang hari.
“Anda bisa mencoba olahraga musim dingin seperti seluncur es atau aktivitas dalam ruangan seperti lompat tali atau yoga. Penting untuk berpartisipasi dalam aktivitas yang melibatkan beban tubuh,” kata pakar tersebut.
Pastikan juga anak mengonsumsi makanan sehat, cukup kalsium baik meliputi produk susu dan sayuran hijau, dan protein khusus pada daging tanpa lemak dan kacang-kacangan.
Jika orang tua mencurigai anak mungkin mengalami kekurangan nutrisi, bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan. Dapatkan saran profesional sebelum memulai suplemen apa pun. Saran ini harus didasarkan pada kebutuhan spesifik anak.
“Jika anak Anda mengalami nyeri yang berkelanjutan, sering jatuh, merasa lelah, atau menunjukkan keterlambatan perkembangan, penting untuk memeriksakan diri ke dokter,” katanya.
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU05/04/2026 23:00 WIBPolres Pelalawan Ungkap Kasus Karhutla, Penegakan Hukum Diperkuat untuk Efek Jera
-
FOTO06/04/2026 15:53 WIBFOTO: Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI, Pahlawan Perdamaian Dunia Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
JABODETABEK05/04/2026 21:00 WIBBanyak Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Copot Banner-Video Iklan Film Horor
-
NASIONAL06/04/2026 07:00 WIBData Terbaru KPU: Pemilih Kota Blitar Tembus 122 Ribu
-
DUNIA05/04/2026 22:30 WIBJenguk Personel di Lebanon, TNI Jamin Keselamatan Tugas UNIFIL
-
RAGAM05/04/2026 23:30 WIBSegera Tayang di Netflix, Dua Serial Baru “Peaky Blinders”
-
JABODETABEK06/04/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Seharian 6 April 2026
-
NASIONAL06/04/2026 06:00 WIBTak Terima Difitnah Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Resmi Polisikan Rismon Hari Ini