Connect with us

RIAU

251 Titik Panas di Provinsi Riau Terdeteksi BMKG

Aktualitas.id -

Sebaran titik panas di Provinsi Riau dengan Kabupaten Bengkalis dengan titik terbanyak. (BMKG).

AKTUALITAS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mencatat sudah ada 10 kabupaten/kota di provinsi setempat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada awal tahun 2026 dengan luasan 182,76 hektare.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 251 titik panas di Provinsi Riau dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Bengkalis yang mencapai 139 titik.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Gita Dewi S menyampaikan bahwa selain Kabupaten Bengkalis sebaran titik panas ada di Bengkalis (84), Inderagiri Hilir (18), Siak (6), Kepulauan Meranti (2), serta Rokan Hilir dan Kota Dumai masing-masing satu titik.

“Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga Rabu pukul 07.00 WIB,” katanya di Pekanbaru, Rabu (11/2/2026).

Sementara di Pulau Sumatera terdeteksi 336 titik panas dengan Provinsi Riau yang paling banyak. Kemudian Kepulauan Bangka Belitung (25), Aceh (20), Sumatera Utara (16), Kepulauan Riau (14), Sumatera Barat (5), dan Jambi (3).

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Damkar Riau Jim Gafur mengatakan ke-10 daerah yang sudah terjadi karhutla tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Inhil, Kuantan Singingi (Kuansing), serta Kota Dumai dan Pekanbaru.

Untuk karhutla di Kota Dumai, lanjutnya, hingga saat ini tercatat seluas 19,52 hektare, Bengkalis (65,51), Kepulauan Meranti (7,90), Siak (9,55), Pekanbaru (11,58), Kampar (8,50), Pelalawan (21), Inhu (1,20), Inhil (36,50), dan Kuansing (1,50).

Berdasarkan rincian luasan tersebut ditemukan 848 titik panas dengan jumlah titik api sebanyak 79. Oleh karena itu, BPBD Damkar Riau meminta BPBD kabupaten/kota untuk dapat menetapkan status siaga darurat karhutla.

(Bambang Irawan/goeh)

TRENDING

Exit mobile version