Berita
Usai Kasus Corona Bertambah, Selandia Baru Bahas Lockdown
Pemerintah Selandia Baru masih mempertimbangkan apakah bakal memperpanjang penguncian wilayah (lockdown) di Auckland, setelah jumlah kasus baru infeksi virus corona (Covid-19) bertambah. Dilansir Associated Press, Rabu (17/2), kasus infeksi corona di Auckland kini berjumlah lima orang, bertambah dari sebelumnya tiga orang. Pemerintah Selandia Baru mulanya menerapkan kebijakan lockdown selama tiga hari setelah tiga kasus baru […]
Pemerintah Selandia Baru masih mempertimbangkan apakah bakal memperpanjang penguncian wilayah (lockdown) di Auckland, setelah jumlah kasus baru infeksi virus corona (Covid-19) bertambah.
Dilansir Associated Press, Rabu (17/2), kasus infeksi corona di Auckland kini berjumlah lima orang, bertambah dari sebelumnya tiga orang.
Pemerintah Selandia Baru mulanya menerapkan kebijakan lockdown selama tiga hari setelah tiga kasus baru ditemukan pada pekan lalu. Kebijakan itu seharusnya berakhir hari ini.
Mereka menyatakan belum bisa menjelaskan bagaimana para pasien itu tertular di kota terbesar di Negeri Kiwi itu.
Lockdown yang dilakukan sejak akhir pekan lalu adalah yang pertama setelah enam bulan belakangan tidak ditemukan kasus infeksi Covid-19 di Selandia Baru.
Bahkan, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, sempat menyatakan mereka sudah menang melawan virus corona.
Kasus infeksi terbaru virus corona yang terdeteksi di Auckland terjadi kepada pasangan suami istri dan anak perempuan mereka. Sedangkan dua pasien terbaru adalah teman kelas sang anak yang sempat melakukan kontak di kelas, serta saudara dari teman anak itu.
Dari hasil pemeriksaan, para pasien itu tertular virus corona jenis mutasi yang ditemukan di Inggris.
Sang ibu dilaporkan bekerja di perusahaan katering dan bertugas mengurus pakaian milik awak maskapai penerbangan.
Saat ini para pakar tengah menyelidiki apakah ada kemungkinan dia tertular dari pakaian milik penumpang yang positif corona.
Pemerintah setempat langsung menggenjot proses pelacakan dengan meningkatkan pemeriksaan. Namun, dari 17 ribu spesimen yang diperiksa di laboratorium sejauh seluruhnya negatif.
Peneliti juga mengambil sampel dari air di saluran pembuangan dan hasilnya tetap negatif.
Kabinet dan Jacinda menggelar rapat untuk menentukan kebijakan terkait lockdown. Menurut dia, jika seluruh teman sekelas pasien yang kini tengah diisolasi dinyatakan positif, maka hal itu tidak mengejutkan.
Sebagian besar penduduk Selandia baru berharap lockdown tidak berkepanjangan dan tidak ada kasus infeksi baru yang ditemukan.
-
NUSANTARA01/02/2026 11:30 WIBKuta Selatan Bali Diguncang Gempa M 4,6, Pusat di Laut
-
DUNIA01/02/2026 15:00 WIBIndonesia Sumbang Rp17 T untuk Rekonstruksi Gaza, Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan 32 Orang
-
DUNIA01/02/2026 12:00 WIBIran Siaga Perang! Panglima Militer Ancam Keamanan Israel Jika AS Nekat Menyerang
-
POLITIK01/02/2026 10:00 WIBRakernas PSI Berakhir, Misteri Mr J Belum Terpecahkan
-
JABODETABEK01/02/2026 07:30 WIBBanjir Rendam Tegal Alur dan Marunda Pagi Ini, Cek Data Wilayah Terdampak
-
NUSANTARA01/02/2026 09:30 WIBAsap Kuning Menyebar, Puluhan Warga Cilegon Jadi Korban Kebocoran Gas PT Vopak
-
POLITIK01/02/2026 07:00 WIBMensesneg: Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Masyarakat Bahas Penegakan Hukum hingga Pemilu
-
JABODETABEK01/02/2026 13:30 WIBTrik Palsu Beli Ayam Goreng, Pria di Tangsel Curi Tablet Penjual

















