Connect with us

Berita

TKN: Quick Count Selisih 9% Jadi Alasan Kubu 02 buat Isu Kecurangan

AKTUALITAS.ID – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga mengatakan, selisih angka perhitungan cepat dinilai jadi alasan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menghembuskan isu kecurangan di pemilu. Arya mengatakan, hasil hitung cepat, selisih suara Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga terpaut 9 persen. Kubu Prabowo tidak bisa menggugat sengketa hasil pemilu ke Mahkamah […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga mengatakan, selisih angka perhitungan cepat dinilai jadi alasan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menghembuskan isu kecurangan di pemilu.

Arya mengatakan, hasil hitung cepat, selisih suara Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga terpaut 9 persen. Kubu Prabowo tidak bisa menggugat sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena melihat quick count, selisih suara di atas 2 persen.

“Ini quick count kan bedanya 9 sampai 10 persen lah. Kalau dibawa ke MK ya enggak bisa,” kata Arya kepada awak media, di Posko Cemara, Menteng, Selasa (23/4/2019) .

“Makanya satu-satunya cara supaya bisa masuk MK adalah dengan isu kecurangan TSM, terstruktur, sistematis, dan masif,” imbuhnya.

BACA JUGA  Amien Rais Menangkap Sinyal Skenario Jokowi Bakal Terpilih 3 Periode

Oleh sebab itu, ia menilai, kasus dugaan kecurangan tersebut agar harapan BPN menang dalam pilpres kali ini.

“Isu soal pemilu curang menjadi satu-satunya harapan bagi BPN Prabowo-Sandiaga untuk bisa menang dalam Pilpres 2019,” pungkasnya. [Yogo]

TRENDING