Berita
Dewi Tanjung Polisikan Novel Bawesdan Terkait Rekayasa Teror Air Keras
Ia menilai, bila terkena air keras, wajah Novel juga akan langsung rusak.
AKTUALITAS.ID – Kader PDI Perjuangan (PDIP) Dewi Tanjung, melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, ke polisi. Pelaporan tersebut atas dugaan rekayasa dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel pada 2017. Ia meyakini kasus yang membuat mata sebelah kiri Novel rusak itu adalah sandiwara belaka.
“Saya akan melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan,” katanya di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (6/11).
Ia menuding, kasus yang menimpa Novel ini banyak kejanggalan dan meyakini kalau kasus teror ini adalah rekayasa. Kejanggalan pertama, menurutnya semisal efek air keras yang merusak bagian mata Novel.
Ia menilai, bila terkena air keras, wajah Novel juga akan langsung rusak. Kemudian, kejanggalan juga nampak dari video yang memperlihatkan kondisi Novel.
Semisal adanya video Novel dengan kedaan mata tidak rusak yang viral di media sosial. Karena itu, dia mengaku membawa sejumlah barang bukti guna membuat laporan ini. Tapi, dia belum mau merinci semua barang bukti yang dibawa.
Dia hanya mengatakan, salah satunya adalah video dengan keterangan tertulis ‘Mata Novel Baswedan saat baru tayang di NET TV 18 april 2017..! Dia kaget dengan tiba-tiba kemunculan wartawan NET, liat matanya dan pipi mulus, padahal baru kasus penyiraman.
“Ada barang bukti foto-foto, video,” katanya.
-
EKBIS16/08/2026 13:00 WIBPromo Merdeka! BBM Pertamina Diskon Rp450/Liter
-
NUSANTARA16/08/2026 19:00 WIBKorban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 51
-
NUSANTARA15/08/2026 23:00 WIBGempa M7,7 NTT Telan 38 Korban Jiwa
-
NASIONAL16/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno Puji Pidato Prabowo Soal Ekonomi Karbon
-
OASE16/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Dahsyatnya Gempa
-
NASIONAL16/08/2026 11:00 WIBBenda Militer Jatuh Hantam Mobil Warga, TNI AU Minta Maaf dan Langsung Tanggung Jawab
-
DUNIA16/08/2026 18:00 WIBChina Mulai Tekan AS di Pasar Chip Memori
-
NASIONAL16/08/2026 09:00 WIBSosok Susanah yang Dipanggil di Pidato Negara Ternyata Bukan Buruh Pengupas Bawang