Berita
Menag Tegaskan Tidak Keluarkan Sertifikat Layak Nikah
Kami mengadakan Bimwin, tidak mengeluarkan sertifikat,
AKTUALITAS.ID – Kementerian Agama menegaskan, bahwa tidak mengeluarkan sertifikat layak nikah untuk para calon pengantin. Kementerian Agama hanya akan mengadakan bimbingan perkawinan atau Bimwin.
“Kami tidak mengeluarkan sertifikat. Kami mengadakan Bimwin, tidak mengeluarkan sertifikat,” kata Menteri Agama, Fachrul Razi di daerah Jakarta Pusat, Rabu, (20/11).
Menag Fachrul mengatakan, dalam bimbingan perkawinan itu bertujuan agar nantinya, keturunan atau anak dari para calon pasangan pengantin itu tidak mengalami gizi buruk.
“Ditambah pernyataan Pak Jokowi di mana mereka harus makan makanan bergizi agar tidak ada stunting,” ujarnya.
Sebelumnya, dia mengakui, bahwa jangkauan pelaksanaan bimbingan perkawinan calon pengantin (catin) memang masih sangat jauh, jika dibandingkan dengan rata-rata peristiwa nikah yang mencapai 2 juta perkawinan dalam setahun.
“Pada tahun 2018, pelaksanaan bimbingan perkawinan menjangkau 125.132 pasangan catin di 34 provinsi. Tahun ini, sampai Oktober 2019, penyelenggaraan Bimwin yang masuk laporan sudah mencapai 59.291 calon pengantin,” kata Fachrul.
Sampai saat ini, Kemenag sudah memiliki 1.928 fasilitator Bimwin yang sudah lulus bimbingan teknis. Ini hanya dari unsur Penghulu dan Penyuluh Kemenag, serta Ormas Islam.
“Jika disinergikan dengan penyuluh kesehatan dan psikolog, mungkin akan lebih efektif lagi,” katanya.
Kemenag juga sedang mengembangkan aplikasi Bimwin. Aplikasi ini sudah pernah dipresentasikan di forum Kemenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan dan disambut positif.
“Aplikasi Bimwin ini didesain untuk memberikan layanan bimbingan perkawinan secara online. Melalui aplikasi ini, masyarakat, khususnya Catin, dapat mengakses semua informasi tentang perkawinan dan keluarga dari berbagai aspek,” katanya.
-
FOTO03/03/2026 21:00 WIBFOTO: Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Mantan Wapres Try Sutrisno
-
EKBIS03/03/2026 21:31 WIBAgresi AS-Israel ke Iran Ancam Selat Hormuz dan Bab el Mandeb, Ekonomi Dunia di Ujung Risiko
-
NUSANTARA03/03/2026 17:00 WIBMie dan Teri Berformalin Ditemukan BBPOM Serang
-
POLITIK03/03/2026 20:13 WIBBahas Geopolitik Global, Prabowo Undang Mantan Presiden ke Istana
-
EKBIS03/03/2026 16:30 WIBKolaborasi Riset Swasembada Energi, Kemdiktisaintek Gandeng MIND ID
-
EKBIS03/03/2026 11:30 WIBEmas Antam Melemah di Awal Maret 2026
-
NASIONAL03/03/2026 14:00 WIBEddy Ingatkan Risiko Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah
-
PAPUA TENGAH03/03/2026 19:43 WIBPemkab Mimika Terbitkan SE Bupati untuk Proteksi Kontraktor Lokal