DUNIA
Inggris Nyatakan Tidak Akan Bergabung dengan AS-Israel untuk Serang Iran
AKTUALITAS.ID – Inggris menyatakan bahwa negaranya tidak akan bergabung ke dalam serangan ofensif Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Berbicara di hadapan parlemen Inggris, Starmer mengatakan pengambilan keputusan seperti itu memerlukan “dasar hukum untuk apa yang dilakukan Inggris” serta “rencana yang matang dan dapat dijalankan,” sebagaimana dilaporkan Xinhua pada Senin kemarin.
“Pemerintahan ini tidak meyakini perubahan rezim dapat dilakukan melalui (serangan) udara. Presiden Trump (Presiden AS Donald Trump-red) menyatakan ketidaksetujuannya atas keputusan kami untuk tidak terlibat dalam serangan awal, tetapi tugas saya adalah menilai apa yang menjadi kepentingan nasional Inggris,” kata Starmer.
Terkait hal tersebut, Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya “sangat kecewa” karenna Starmer menghalanginya menggunakan pangkalan militer di Diego Garcia untuk melancarkan serangan terhadap Iran, ungkap sejumlah laporan media Inggris pada hari yang sama.
Menurut Trump, penolakan Inggris sebelumnya yang tidak mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan tersebut belum pernah “terjadi sebelumnya antara kedua negara”.
Pada sebuah pernyataan pada Minggu (1/3/2026) malam waktu setempat, Starmer menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan itu untuk “tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas.” Namun, Trump menilai Starmer “terlalu lama” dalam mengubah keputusannya.
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000