Connect with us

POLITIK

Tiga Nama Besar Terpental dari Kabinet, Tak Dapat Jatah Baru

Aktualitas.id -

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet di Istana,.: Tangkapan Layar Youtube Setpres

AKTUALITAS.ID – Langkah tegas dan mengejutkan diambil Istana pada awal Oktober. Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan atau reshuffle susunan Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026). Perombakan ini tak sekadar menggeser posisi, tetapi juga memakan ‘korban’. Tiga menteri tercatat resmi terdepak dari kabinet dan sama sekali tidak mendapatkan jabatan baru.

Ketiga nama besar yang terpental dari lingkaran inti kekuasaan tersebut adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamhari Chaniago, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.

Kekosongan kursi panas tersebut langsung diisi oleh wajah-wajah baru dan pergeseran strategis. Posisi Menteri Perindustrian kini jatuh ke tangan Muhammad Sarmuji, mendepak Agus Gumiwang yang sebelumnya sukses mempertahankan posisinya sejak era Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, kursi Menko Polkam yang baru diduduki Djamari Chaniago selama satu tahun sejak September 2025, kini direbut oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Dudung sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Presiden.

Kejutan tak kalah besar terjadi di kursi Menko PMK. Pratikno, eks Rektor UGM yang dikenal sebagai ‘menteri kesayangan’ dua periode era Jokowi, kini harus angkat koper. Posisinya diambil alih oleh Sugiono yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

Terdepaknya ketiga tokoh ini sekaligus menutup lembaran panjang pengabdian mereka di pemerintahan. Agus Gumiwang dikenal sebagai politikus Golkar langganan menteri, Djamari dengan rekam jejak militer cemerlang hingga posisi Kepala Staf Umum TNI (2000-2004), dan Pratikno sang akademisi yang menjadi arsitek di balik layar selama lebih dari satu dekade terakhir.

Kini, dengan tidak adanya jatah kursi baru bagi ketiganya, reshuffle 1 Oktober 2026 menjadi garis finis bagi kiprah mereka di Kabinet Merah Putih. (Andrey/Mun)

TRENDING

Exit mobile version