Berita
Update Corona di Sulsel 18 April: 175 Positif, 64 Meninggal, 49 Sembuh
AKTUALITAS.ID – Data hasil pantauan tim Sulsel Tanggap Covid-19 hingga Sabtu malam, (18/4/2020), jumlah kesembuhan dari pasien positif mencapai 49 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sehat 194 orang, sehingga total kasus Covid-19 di Sulsel yang sudah dinyatakan sembuh dan sehat sebanyak 243 orang. Pasien positif Corona yang masih dirawat 175 orang dan 25 orang […]
AKTUALITAS.ID – Data hasil pantauan tim Sulsel Tanggap Covid-19 hingga Sabtu malam, (18/4/2020), jumlah kesembuhan dari pasien positif mencapai 49 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sehat 194 orang, sehingga total kasus Covid-19 di Sulsel yang sudah dinyatakan sembuh dan sehat sebanyak 243 orang.
Pasien positif Corona yang masih dirawat 175 orang dan 25 orang meninggal dunia. PDP yang masih dirawat 285 orang dan yang meninggal dunia 39 orang.
Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih proses pemantauan 761 orang, dengan sudah selesai pemantauan sebanyak 2.387 orang.
Kota Makassar masih memimpin dengan jumlah pasien positif Corona yang dirawat sebanyak 124 orang, disusul Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros.
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan mulai diterapkan di Kota Makassar pada Jumat, 24 April 2020, yang diawali dengan uji coba selama tiga hari.
Kabupaten Gowa sebagai daerah bertetangga langsung dengan Kota Makassar juga sudah berencana mengajukan permohonan penerapan PSBB ke Kementerian Kesehatan mengingat penyebaran virus Corona di kawasan itu juga semakin mengalami peningkatan cukup signifikan.
Tiga kecamatan yang merupakan episentrum penyebaran, yakni di Kecamatan Somba Opu, Kecamatan Pallangga, dan Kecamatan Barombong.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan proposal rencana penerapan PSBB untuk diajukan ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk dikaji.
“Proposalnya sudah selesai, tinggal kita ajukan ke pak gubernur untuk dikaji, bagaimana mekanismenya ke depan,” katanya.
Menurut Adnan, pengajuan penerapan PSBB ini dengan beragam pertimbangan, di antaranya laju perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gowa mengalami peningkatan signifikan, dan adanya tiga daerah pandemi di masing-masing wilayah dataran rendah, termasuk melihat kondisi kesiapsiagaan Pemkab Gowa terkait keamanan, kesiapan alat kesehatan, dan pengamanan jaringan sosial.
“Kami sangat butuh bantuan Pemprov Sulsel untuk segera mengkaji proposal kami untuk diusulkan ke menkes. Dengan pertimbangan melihat kondisi saat ini, sehingga untuk memutus dengan cepat mata rantai penyebaran Covid-19 maka harus dilakukan PSBB,” tuturnya.
Adnan menyebutkan, tiga kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19, yakni Makassar, Gowa, dan Maros, sehingga untuk memutus mata rantai penularan, perlu diperketat di tiga wilayah itu.
Apalagi, data menunjukkan bahwa Sulsel saat ini berada di urutan keempat Indonesia dengan tingkat penyebaran terbesar mengalahkan Jawa Tengah, sehingga butuh intervensi yang kuat.
Ia menganggap, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros ikut menjadi daerah dengan episentrum penyebaran karena menjadi penyangga Ibu Kota Makassar, misalnya banyak warga Kabupaten Gowa dan Maros bekerja di Makassar. Begitu pun sebaliknya, banyak orang Makassar bekerja di Kabupaten Gowa dan Maros.
“Di wilayah kami saja ada 45 persen warga kami bekerja di Makassar. Begitupun data pada pasien yang terpapar Covid-19 di Gowa, sekitar 80 persen dari total yang ada adalah mereka yang aktivitasnya di Makassar,” katanya.
Untuk itu, kata Adnan, alangkah baiknya jika Gowa dan Maros ikut menerapkan PSBB bersamaan dengan Kota Makassar. Paling tidak di kecamatan-kecamatan yang berbatasan langsung agar bisa menekan arus keluar masuk.
“Kita butuh kerja sama yang kuat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini yang semakin hari semakin meluas,” ujarnya.
-
FOTO07/03/2026 22:59 WIBFOTO: Aksi Tolak Serangan ke Palestina, Massa Ajak Boikot Produk Israel
-
RAGAM07/03/2026 22:42 WIBPerjalanan Karier Vidi Aldiano di Industri Musik Indonesia
-
NASIONAL08/03/2026 00:01 WIBPanja Judi Online Mandek, NIC Minta DPR Bertindak Serius
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 18:17 WIBDirut BPJS Kesehatan Gandeng Pemda Mimika Perkuat JKN
-
NASIONAL07/03/2026 18:30 WIBMudik Gratis Lintas Moda Perkuat Layanan Angkutan Lebaran
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 17:45 WIBKapolres Mimika Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 18:48 WIBTawuran, Polisi Amankan 7 Pelajar dan Sita 18 Busur Panah
-
RAGAM07/03/2026 21:01 WIBSuasana Duka di Rumah Vidi Aldiano, Rekan Artis Datang Beri Penghormatan

















