Berita
Soal Peredaran Narkotika di Lapas, Yasonna Minta Petugas Lapas Tak Main-main Salahgunakan Wewenang
AKTUALITAS.ID – Menkum HAM Yasonna Laoly meminta agar petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) tidak bermain-main dan menyalahgunakan wewenang, misalnya turut membantu peredaran narkotika di lapas. Yasonna mengatakan akan memberi sanksi hukuman disiplin hingga pemecatan kepada pihak yang bermain-main. “Masih banyak kita dengar adanya dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalahgunaan ponsel, dan pungutan liar di lapas, rutan […]
AKTUALITAS.ID – Menkum HAM Yasonna Laoly meminta agar petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) tidak bermain-main dan menyalahgunakan wewenang, misalnya turut membantu peredaran narkotika di lapas. Yasonna mengatakan akan memberi sanksi hukuman disiplin hingga pemecatan kepada pihak yang bermain-main.
“Masih banyak kita dengar adanya dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalahgunaan ponsel, dan pungutan liar di lapas, rutan narkoba. Semua berakar dari masalaah kelebihan penghuni. Ini masalah klasik yang kita hadapi, untuk itu saya kembali memperhatikan kepada seluruh jajaran PAS memberikan perhatian yang sungguh-sungguh,” ujar Yasonna dalam acara Kegiatan Pemberian Remisi Umum Peringatan HUT RI Ke-75 Tahun 2020, Senin (17/8/2020).
Ia mengungkapkan kondisi lapas yang kelebihan muatan atau over kapasitas itu kemudian ada yang menyalahgunakan bagi kepentingan pribadi. Yasonna mengatakan pada Juni-Juli sebanyak 228 narapidana kategori bandar narkotika dipindahkan ke lapas dengan keamanan maksimal di Pulau Nusa Kambangan.
Yasonna mewanti-wanti kepada warga binaan dan petugas di Lapas yang menyalahgunakan wewenang dengan bermain-main terkait peredaran narkotika. Yasonna mengancam akan memberhentikan petugas lapas yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Untuk itu saya berpesan kepada warga binaan sekali lagi hindarkan dirimu dari perbuatan perbuatan tidak terpuji itu, membuat jaringan-jaringan di luar untuk memasukkan pasokan-pasokan ke dalam lapas. Dan juga kepada para petugas saya sudah memberhentikan banyak para petugas kita, menghukum disiplin, memberhentikan dari PNS, memecat dengan tidak hormat. Dan ini saya ingatkan kembali kepada seluruh jajaran PAS untuk tidak bermain-main dengan persoalan peredaran narkoba,” ujarnya.
Yasonna berharap pemindahan bandar narkotika ke lapas di Nusakambangan dapat memutus mata rantai peredaran narkotika di lapas. Ia mengingatkan kepada petugas lapas untuk tidak terlibat maupun terpancing untuk melakukan tindakan tak terpuji.
-
RIAU12/04/2026 17:00 WIBSadis dan Dipengaruhi Narkoba! Pelaku Curas Maut di Bengkalis Hantam Korban Hingga Tewas
-
POLITIK12/04/2026 18:00 WIBHadapi Pemilu 2029, PSI Mulai Siapkan Mesin Politik
-
OTOTEK12/04/2026 19:30 WIBSistem Pengemudian Otonomos Tesla Disetujui
-
PAPUA TENGAH12/04/2026 20:00 WIBDiduga Putus Cinta, Pelajar di Mimika Ditemukan Tewas Gantung Diri
-
NASIONAL12/04/2026 21:00 WIBPakai Surat Bermeterai Jadi Modus Bupati Tulungagung Lakukan Pemerasan
-
NUSANTARA12/04/2026 16:00 WIBPVMBG Keluarkan Peringatan Usai Erupsi Gunung Marapi
-
EKBIS12/04/2026 23:00 WIBAPBN Dinilai Masih Resiliens, Namun Perlu Kewaspadaan
-
RAGAM12/04/2026 15:00 WIBPeneliti Asing Bongkar Ancaman Orang Utan Tapanuli