Berita
Soal Sepeda Masuk Tol, Polda Metro Tunggu Keputusan KemPUPR
AKTUALITAS.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait usulan sepeda masuk tol. Wacana sepeda jenis road bike bisa melintas di jalan Tol Dalam Kota sebelumnya diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Ya saat ini kan surat dari Pemda DKI sedang ditujukan […]
AKTUALITAS.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait usulan sepeda masuk tol. Wacana sepeda jenis road bike bisa melintas di jalan Tol Dalam Kota sebelumnya diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Ya saat ini kan surat dari Pemda DKI sedang ditujukan ke Kementerian PUPR, kita tentu menunggu apa keputusan dari PUPR,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Jumat (28/8).
Sambodo menuturkan jika nantinya Kementerian PUPR tidak menyetujui usulan itu, maka pihaknya akan mengikuti keputusan tersebut. Sebaliknya jika disetujui, Ditlantas Polda Metro Jaya akan membuat kajian berkaitan dengan sisi keamanan pengendara sepeda di jalan tol.
Selain itu, lanjutnya, kepolisian juga akan mengkaji ruas jalan tol mana saja yang boleh dilewati sepeda model road bike tersebut.
“Kalau nanti misalnya disetujui kita membuat kajian-kajian bagaimana pengamanannya dan sebagainya,” ucap Sambodo.
Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan mengusulkan sepeda masuk tol. Namun sepeda yang diizinkan hanya jenis road bike.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan salah satu pertimbangannya adalah karena sepeda road bike memiliki karakteristik bergerak dengan kecepatan tinggi.
Jika disetujui, rencananya sepeda jenis road bike itu bakal diperbolehkan melintas di jalan tol pada hari Minggu mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIB.
Sejauh ini, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Usulan ini sendiri menuai polemik dari sejumlaj pihak. Sebab usulan iti dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
-
POLITIK27/09/2026 06:00 WIBPSI: Urusan Pemilu Kok Nggak Kelar-Kelar
-
RAGAM27/09/2026 19:30 WIBBukan Cuma Mancing! WMI Gandeng Raksasa BUMN Cetak Pengusaha Difabel di Bogor
-
JABODETABEK27/09/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Buka Pagi hingga Siang
-
NUSANTARA27/09/2026 08:30 WIB3 Pekerja Tertimbun Longsor Saat Bangun Talut di Sleman
-
RIAU27/09/2026 11:45 WIBEmpat Pengedar Narkoba Ditangkap di Pekanbaru, Polisi Sita Sabu dan Happy Five
-
EKBIS27/09/2026 07:00 WIBKemenperin Bongkar 3 Pilar Industri Kimia Hijau
-
NUSANTARA27/09/2026 07:30 WIBKarhutla Rinjani Belum Terkendali
-
NASIONAL27/09/2026 14:00 WIBSambo Bantah Nikmati Fasilitas Mewah

















