Berita
Pertamina Proyeksi Konsumsi Premium 2024 Bakal Turun Jadi 13,8 Ribu Kl per Hari
AKTUALITAS.ID – PT Pertamina (Persero) memproyeksi penjualan Premium hanya 13,8 ribu kiloliter (KL) per hari pada 2024 mendatang. Jumlah jenis BBM khusus penugasan (JBKP) itu terus berkurang dari proyeksi penjualan 2020 yang sebesar 23,9 ribu KL per hari. “Yang menarik Premium menjadi 13,8 ribu KL. Jadi Premium sudah berkurang dari setengahnya Pertamax,” ucap CEO Subholding […]
AKTUALITAS.ID – PT Pertamina (Persero) memproyeksi penjualan Premium hanya 13,8 ribu kiloliter (KL) per hari pada 2024 mendatang. Jumlah jenis BBM khusus penugasan (JBKP) itu terus berkurang dari proyeksi penjualan 2020 yang sebesar 23,9 ribu KL per hari.
“Yang menarik Premium menjadi 13,8 ribu KL. Jadi Premium sudah berkurang dari setengahnya Pertamax,” ucap CEO Subholding Commercial and Trading Pertamina Mas’ud Khamid dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (5/10/2020).
Sementara, penjualan Pertamax diproyeksi terus meningkat hingga 2024. Dalam empat tahun mendatang, penjualan Pertamax diproyeksikan mencapai 29,9 ribu KL per hari.
“Pertamax yang sekarang 10 ribu KL per hari jadi 20 ribu-30 ribu KL per hari pada 2024,” ujar Mas’ud.
Kemudian, penjualan Pertalite pada 2024 diramalkan tembus 61,2 ribu KL per hari. Jumlahnya juga naik dari proyeksi tahun ini yang sebanyak 48,3 ribu KL.
Begitu juga dengan penjualan Pertamax Turbo. Penjualan jenis BBM itu naik dari 0,6 ribu KL per hari tahun ini menjadi 1,6 ribu KL per hari pada 2024 mendatang.
Sementara, Pertamina juga berniat memberlakukan harga Pertalite menjadi Rp6.450 per liter di sejumlah wilayah tertentu di Sumatera. Hal ini dilakukan setelah perusahaan menerapkan di Denpasar, Tangerang Selatan, serta Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi (Jabodetabek).
Penurunan harga Pertalite ini hanya dalam rangka promo program Langit Biru Pertamina. Ini merupakan program edukasi masyarakat untuk menggunakan bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan.
“Program Langit Biru sudah di Denpasar, Tangerang Selatan, ke depan masuk seluruh Jawa dan Bali, kemudian masuk Sumatra,” pungkas Mas’ud.
-
RILEKS04/04/2026 15:45 WIBLogika Jaksa, Kreativitas Amsal Sitepu Harus Pakai Tenaga Dalam
-
RAGAM04/04/2026 15:30 WIBIni Peringatan Keras Ramalan Zodiak 4 April 2026
-
PAPUA TENGAH04/04/2026 19:00 WIBSinergi Lintas Sektoral Amankan Prosesi Jumat Agung di Mimika
-
NASIONAL04/04/2026 22:30 WIB143.948 Siswa Bersaing Ketat di SPAN-PTKIN
-
NASIONAL05/04/2026 07:00 WIBPAN Bongkar Risiko WFH Seragam untuk Swasta
-
JABODETABEK04/04/2026 17:30 WIBMacan Tutul Masuk Permukiman Warga, Berhasil Dievakuasi
-
POLITIK05/04/2026 06:00 WIBPakar Militer: Isu Presiden Antikritik Picu Ancaman Gerakan “No King”
-
OTOTEK04/04/2026 16:00 WIBJepang Disalip China Jadi Importir Mobil Terbesar

















