Berita
Terkait Isu Uighur, China Copot Ketua Partai Komunis Xinjiang
China mencopot ketua Partai Komunis (PKC) wilayah Xinjiang, Chen Quango, yang mengawasi tindakan keamanan untuk menargetkan etnis muslim Uighur. Kantor Berita Xinhua via Reuters melaporkan, Chen akan digantikan Gubernur pembangkit tenaga ekonomi Provinsi Guangdong, Ma Xingrui. Namun tak ada rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut. Chen telah memimpin PKC wilayah Xinjiang sejak 2016. Selepas dari […]
China mencopot ketua Partai Komunis (PKC) wilayah Xinjiang, Chen Quango, yang mengawasi tindakan keamanan untuk menargetkan etnis muslim Uighur.
Kantor Berita Xinhua via Reuters melaporkan, Chen akan digantikan Gubernur pembangkit tenaga ekonomi Provinsi Guangdong, Ma Xingrui. Namun tak ada rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Chen telah memimpin PKC wilayah Xinjiang sejak 2016. Selepas dari jabatan itu, ia akan pindah ke posisi lain.
Chen juga merupakan anggota politbiro China dan dianggap sebagai pejabat senior yang bertanggung jawab atas tindakan keras keamanan di Xinjiang.
Pada 2020 lalu, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Chen karena perannya terhadap etnis Uighur.
AS kerap menyoroti tindakan China terhadap etnis tersebut yang dinilai melanggar hak asasi manusia.
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan aktivis hak asasi manusia memperkirakan lebih dari satu juta Muslim Uighur ditahan di kamp-kam wilayah Xinjiang. Di lokasi itu mereka kerap disiksa, dilecehkan dan sederet kekerasan lain.
Namun, China bersikeras menolak tuduhan itu. Mereka berulang kali mengklaim kamp tersebut sebagai pusat kejuruan yang dirancang untuk menangkap paham ekstremisme radikal.
AS sampai membuat undang-undang yang melarang impor dari Xinjiang, lantaran khawatir adanya kerja paksa. Tindakan Washington tentu saja membuat Beijing geram.
-
RIAU23/02/2026 23:00 WIBBagi-bagi Takjil, LAM Apresiasi kegiatan Bazar Ramadan di Bengkalis
-
RAGAM23/02/2026 23:30 WIBKelola Emosi Agar Menjalankan Peran Orang Tua Dengan Maksimal
-
NASIONAL24/02/2026 06:00 WIBDasco: Tunda Dulu Impor 105 Ribu Pikap untuk Koperasi
-
NUSANTARA24/02/2026 06:30 WIBJalan Rusak Makan Korban, Pengojek Malah Jadi Tersangka
-
EKBIS23/02/2026 22:30 WIBPerdagangan Sudah Kembali Normal di Pidie Aceh
-
OASE24/02/2026 05:00 WIBFakta I’tikaf: Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Nabi Ibrahim AS
-
DUNIA24/02/2026 08:00 WIBKorut Umumkan Siap Perang Usai Kim Jong Un Jadi Sekjen Lagi
-
JABODETABEK24/02/2026 05:00 WIBBMKG: Hujan Ringan Dominasi Cuaca Jabodetabek Selasa (24/2/)

















