Connect with us

DUNIA

Setelah Ledakan Mengerikan, PM Anwar Ibrahim Minta Bantuan Segera Diberikan untuk Korban

Aktualitas.id -

Pipa gas Petronas, badan usaha milik negara Malaysia, meledak dan terbakar pada Selasa (1/4/2025). Sebanyak 112 orang terdampak. (Foto: Malaysia Kini)

AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, memberikan tanggapannya terkait insiden ledakan pipa gas milik Petronas yang terjadi di Jalan Putra Harmoni, Putra Heights, Subang Jaya, Selangor, pada hari ini, Selasa (1/4/2025). Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, PM Anwar Ibrahim menyampaikan harapannya agar para petugas yang sedang bertugas di lokasi kejadian diberikan kemudahan dalam menjalankan tugasnya.

“Saya juga meminta pemerintah negara bagian dan lembaga-lembaga yang terlibat untuk memberi bantuan yang sesuai ke korban pengungsi,” tulis PM Anwar Ibrahim dalam unggahannya.

Insiden kebakaran yang dipicu oleh kebocoran pipa gas tersebut terjadi pada Selasa pagi waktu setempat dan melanda area dekat dengan perumahan warga. Asisten Direktur Operasi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor, Ahmad Mukhlis Mukhtar, menjelaskan bahwa kebakaran ini disebabkan oleh kebocoran pada pipa gas sepanjang sekitar 500 meter.

Dampak dari ledakan dan kebakaran ini cukup signifikan. Sebanyak 112 orang dilaporkan terdampak, dan 63 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Tiga jam setelah ledakan terjadi, kobaran api masih terlihat membumbung tinggi di lokasi kejadian. Pihak kepolisian segera bertindak dengan menutup akses menuju lokasi ledakan dan melarang masyarakat untuk mendekat demi alasan keamanan.

Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans terlihat hilir mudik di sekitar lokasi ledakan, menunjukkan upaya penanganan darurat yang sedang berlangsung. Polisi juga terlihat berupaya membubarkan kerumunan warga yang mencoba mendekat untuk mengambil foto dan video, demi menjaga kelancaran proses evakuasi dan penanganan. Respons cepat dari PM Anwar Ibrahim menunjukkan perhatian serius pemerintah Malaysia terhadap insiden ini dan dampaknya terhadap masyarakat. (Mun/Ari Wibowo)

TRENDING