Connect with us

DUNIA

Wilayah Utara Singapura Darurat Penyakit Kronis, Pemerintah Tambah Pos Kesehatan

Aktualitas.id -

Orang-orang berjalan di jalan di Singapura, 17 Februari 2022. (Xinhua)

AKTUALITAS.ID – Wilayah utara Singapura mencatat angka penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan hiperlipidemia yang lebih tinggi dibanding kawasan lain di negara itu. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat di kawasan tersebut.

Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung mengatakan saat ini terdapat 34 Pos Kesehatan Masyarakat (Community Health Posts) yang tersebar di tiga daerah di wilayah utara. Fasilitas ini menyediakan layanan kesehatan dasar di lingkungan permukiman.

“Jumlah pos kesehatan ini akan kami tambah menjadi 39,” ujar Ong dalam acara pembahasan kondisi kesehatan masyarakat di kawasan utara pada Minggu (12/10/2025).

Ia menjelaskan, ke depan pemerintah akan menyeragamkan jadwal operasional pos-pos tersebut agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan. 

“Saat ini masih ada yang buka sekali seminggu, dua minggu sekali, atau sebulan sekali. Kami sedang berupaya agar semuanya dapat beroperasi setidaknya sekali setiap pekan,” ujarnya.

Selain memperkuat layanan medis, Badan Promosi Kesehatan Singapura juga akan memperluas program aktivitas fisik bagi warga di wilayah utara. Menariknya, kini semakin banyak pria yang mulai tertarik mengikuti kegiatan seperti Zumba Gold dan latihan resistance band, yang terbukti efektif menjaga kebugaran.

Ong menambahkan, studi menunjukkan wilayah utara memiliki prevalensi diabetes tertinggi di Singapura, sementara tingkat hiperlipidemia dan hipertensi juga melampaui rata-rata nasional.

“Penyebab utama dari tingginya angka penyakit kronis ini masih perlu diteliti lebih lanjut,” katanya.

Langkah-langkah penguatan layanan kesehatan dan peningkatan kesadaran gaya hidup sehat ini diharapkan mampu menekan angka penyakit kronis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah utara Singapura. (DIN) 

TRENDING

Exit mobile version