DUNIA
Dubes Rusia Sindir Skandal Korupsi Ukraina: Hanya Orang Buta yang Tak Melihatnya
AKTUALITAS.ID — Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, kembali melontarkan sindiran keras soal skandal korupsi yang tengah mengguncang Ukraina. Dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, Kamis (20/11/2025), Nebenzia menyebut Moskow sama sekali tidak terkejut.
“Bagi kami, ini bukan hal mengejutkan,” ujar Nebenzia lugas. Ia menuding negara-negara Barat telah lama mendukung “rezim korup di Kiev” dan bahkan memanfaatkan situasi perang demi keuntungan.
“Hal itu begitu jelas hingga hanya orang buta yang tidak menyadarinya,” tambahnya pedas.
Pernyataan Nebenzia muncul di tengah operasi besar-besaran yang dilakukan Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU) di sektor energi. Pada 10 November lalu, NABU merilis foto tumpukan uang asing dari penggeledahan di sejumlah lokasi.
Penggeledahan itu menyeret nama mantan Menteri Energi German Galushchenko, operator nuklir negara Energoatom, hingga orang dekat Presiden Volodymyr Zelenskyy, Timur Mindich. Menurut anggota parlemen Ukraina, Yaroslav Zheleznyak, Mindich bahkan kabur dari Ukraina sebelum penggeledahan dilakukan.
Media lokal Ukrainska Pravda memberitakan NABU juga menggeledah rumah para tokoh penting lain yang diduga terlibat. Tak lama, badan antikorupsi tersebut mempublikasikan rekaman percakapan antara Mindich, mantan kepala keamanan Energoatom Dmytro Basov, dan penasihat Galushchenko, Ihor Myroniuk.
Presiden Zelenskyy kemudian menjatuhkan sanksi terhadap Mindich dan pendana utamanya, pengusaha berpengaruh Oleksandr Tsukerman, pada 13 November.
Skandal ini disebut Nebenzia baru “puncak gunung es”, sementara skala sesungguhnya diduga jauh lebih besar. Meski begitu, Ukraina belum memberikan pernyataan rinci mengenai langkah lanjutan atas operasi besar NABU tersebut. (DIN)
-
POLITIK11/02/2026 06:00 WIBCak Imin Masih Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo, Tapi…
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan