Connect with us

DUNIA

Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitsd.id

AKTUALITAS.ID – Ketegangan di salah satu jalur pelayaran terpenting dunia kembali meningkat. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah menyerang sebuah kapal tanker yang dituduh melintasi rute ilegal di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi urat nadi pengiriman minyak dan gas dunia.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah Iran, IRGC menegaskan pasukannya kini menjalankan pengawasan penuh terhadap jalur perairan tersebut di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Menurut IRGC, kapal yang menjadi sasaran adalah kapal pengangkut gas petroleum cair (LPG) raksasa bernama NV Sunshine yang disebut mencoba melintasi jalur tidak resmi di sisi selatan Selat Hormuz.

“Dalam menjalankan misi ini, beberapa jam lalu, sebuah kapal pengangkut LPG raksasa bernama NV Sunshine yang mencoba melintas melalui rute ilegal di sebelah selatan Selat Hormuz telah diserang,” demikian pernyataan IRGC.

Aksi tersebut menjadi bagian dari kebijakan Iran yang terus memperketat pengawasan lalu lintas kapal di Selat Hormuz selama ketegangan dengan Amerika Serikat masih berlangsung. Teheran sebelumnya bersikeras bahwa seluruh kapal harus memperoleh izin dan mengikuti jalur pelayaran yang telah ditentukan oleh otoritas Iran.

Namun, semakin banyak kapal komersial dilaporkan mengambil jalur alternatif di sepanjang pesisir selatan Selat Hormuz demi menghindari pembatasan yang diberlakukan Iran.

Situasi di kawasan semakin rumit setelah badan maritim Inggris, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), melaporkan insiden terpisah berupa kebakaran kapal akibat proyektil tak dikenal di wilayah sekitar Selat Hormuz.

Menurut laporan UKMTO, insiden tersebut terjadi sekitar 24 kilometer dari lepas pantai Al Jazeera Al Hamra, Uni Emirat Arab, yang berada di sebelah barat daya Selat Hormuz.

Hingga kini, kondisi awak kapal, tingkat kerusakan, dan potensi dampak lingkungan akibat insiden tersebut masih belum diketahui. Otoritas terkait disebut sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, perusahaan keamanan maritim Inggris Vanguard ikut melaporkan kejadian serupa dan mengidentifikasi kapal yang terdampak sebagai kapal tanker minyak mentah berbendera Panama bernama GEM NO.2.

Perkembangan terbaru ini menambah ketegangan di kawasan yang selama beberapa bulan terakhir menjadi pusat perhatian dunia. Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi perdagangan energi global, sehingga setiap gangguan keamanan di kawasan tersebut berpotensi memicu gejolak pasar minyak internasional dan meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Dengan meningkatnya aksi militer dan insiden terhadap kapal-kapal niaga, perhatian dunia kini tertuju pada Selat Hormuz yang kembali menjadi titik panas dalam eskalasi konflik Timur Tengah. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version