EKBIS
Wamentan: Program Pompanisasi Dapat Tingkatkan Produktivitas Pertanian Sumut
AKTUALITAS.ID – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan program pompanisasi dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Sumatera Utara (Sumut).
“Kami meninjau pemanfaatan dari program Kementerian Pertanian dalam hal ini pompanisasi,” ujar Wamentan Sudaryono di Kabupaten Deli Serdang, Minggu (11/8/2024).
Ia mengatakan program pompanisasi ini sebagai bentuk antisipasi menghadapi kemarau panjang akibat El Nino.
Menurut dia, program bantuan kepada petani seperti pupuk dan bibit padi sudah baik dalam penyaluran. Tinggal, menurut Sudaryono, memanfaatkan air untuk masuk ke sawah agar dapat ditanam padi dengan tujuan meningkatkan produktivitas.
Sudaryono menyatakan bantuan program pompanisasi maupun irigasi masih dikaji dan dihitung kebutuhan lahan di Sumut tersebut.
“Pompanisasi ini untuk darurat saja sampai Desember ini. Lagi disusun anggaran, karena bukan hanya bantuan pompa tapi juga irigasi,” ucapnya.
Saat ini, menurut Sudaryono sekitar 20 persen lahan dari 7,4 juta hektar secara nasional yang kena dampak irigasi. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian akan meningkatkan irigasi tersebut.
“Kami mau meningkatkan dari 20 persen, menjadi 50 persen. Artinya, dari 1,5 juta hektar yang terkena irigasi bisa bertambah 4 juta hektar. Serta panen tiga kali, sehingga diharapkan nantinya swasambada pangan dalam hal ini beras bisa berjalan dengan baik,” jelas Wamentan.
Ditambah, saat ini Sudaryono mengatakan, pada era Presiden Joko Widodo sudah menambah 65 bendungan agar dapat dimanfaatkan sampai ke irigasi tersier yang sampai masuk ke lahan pertanian.
Sementara, Kepala Desa Kampung Kolam, Kabupaten Deli Serdang Jupri Purwanto mengatakan bantuan pompa dari Kementerian Pertanian ini merupakan solusi yang tepat.
“Karena keluhan kami pada saat penanaman padi kebutuhan air sangat penting. Jadi, datangnya pompa ini langsung bermanfaat pada lahan pertanian,” kata dia.
Jupri menyebut ada dua pompa yang diberikan Kementerian Pertanian untuk wilayahnya. Dari alat itu, bisa termanfaatkan sebanyak 257 hektar lahan sawah. (Damar Ramadhan)
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
JABODETABEK17/02/2026 13:30 WIBTiga Pencuri Batik Tulis Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 08:30 WIBPaman dan Bibi di Surabaya Diduga Aniaya Balita
-
NASIONAL17/02/2026 14:00 WIBKPK Minta Lapor Dewas soal Dugaan Penyidik Minta Rp 10 M Kasus RPTKA
-
NASIONAL17/02/2026 13:00 WIBPDIP Tolak Pengiriman Pasukan ke Gaza tanpa PBB
-
NASIONAL17/02/2026 09:00 WIBSekjen Golkar: Revisi UU KPK Bukan Hanya Inisiatif DPR
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 19:15 WIBPatroli Humanis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Rasa Aman Warga Sinak
-
RAGAM17/02/2026 10:30 WIBMengenal Sejarah Imlek dari Masa Soekarno hingga Gus Dur dan Megawati