Connect with us

EKBIS

IHSG Turun dari Rekor Tertinggi, Sentimen Global Menjadi Penyebab

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (13/10/2025), setelah pekan lalu mencetak rekor tertingginya sepanjang masa.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 09.06 WIB IHSG turun 0,45% atau 37,36 poin ke posisi 8.220,4. Sebelumnya, pada Jumat (10/10/2025), IHSG sempat menembus rekor tertinggi di level 8.257.

Dalam enam menit pertama perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.133–8.222. Tercatat 123 saham menguat, 414 saham melemah, dan 120 saham stagnan. Volume transaksi mencapai 3,18 miliar lembar saham dengan nilai Rp 2,73 triliun dari 281.904 kali transaksi.

Pelemahan IHSG ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, setelah pemerintahan Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif baru. Sentimen global tersebut dinilai memperburuk kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dunia dan mendorong investor beralih ke aset aman seperti emas.

Analis saham dari PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah, menilai gejolak eksternal ini dapat memicu aksi ambil untung (profit taking) serta keluarnya dana asing dari pasar modal Indonesia.

“IHSG diprediksi berpotensi koreksi menguji support di 8.150 dengan resistance terdekat 8.272. Pelaku pasar disarankan bersikap defensif, fokus pada saham berfundamental kuat, dan menerapkan strategi buy on weakness secara selektif,” ujar Hari dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/10/2025).

Sejumlah saham sektor komoditas, perbankan, dan teknologi tercatat mengalami tekanan di awal perdagangan. Investor dinilai masih mencermati perkembangan global, terutama kebijakan moneter dan arah perdagangan AS-China dalam beberapa hari ke depan. (Firmansyah/Mun)

TRENDING