EKBIS
Mentan: Percepatan Irigasi Pertanian jadi Fondasi Swasembada Beras RI
AKTUALITAS.ID – Pemerintah terus melakukan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi pertanian secara masif dan terintegrasi guna mendukung swasembada beras.
Hal itu dilakukan mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan Nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto pada 30 Januari 2025.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan rehabilitasi irigasi pertanian menjadi fondasi utama peningkatan produksi padi, menjamin ketersediaan air, serta mewujudkan swasembada beras nasional yang berkelanjutan.
“Faktor penentu keberhasilan ada pada peningkatan benih dan pupuk, juga dalam ketersediaan air,” kata Mentan Amran dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Mentan menegaskan percepatan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian terus diperkuat karena menjadi fondasi penting dalam menunjang tercapainya swasembada pangan khususnya komoditas beras.
Didukung penguatan infrastruktur air, lanjut Amran, kinerja pangan nasional menunjukkan tren positif dengan produksi beras tahun 2025 diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton dan stok cadangan beras pemerintah (CBP) menyentuh 3,3 juta ton pada awal 2026.
Menurut Amran, peningkatan kinerja pangan tersebut tidak terlepas dari langkah strategis Kementerian Pertanian dalam memperkuat fondasi produksi secara menyeluruh.
“Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi, sebagai penopang keberlanjutan produksi sekaligus peningkatan kesejahteraan petani,” ucap Amran.
Ia menjelaskan pengelolaan air yang tepat menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian.
Ketersediaan air irigasi yang terencana dan berkelanjutan memungkinkan petani mengoptimalkan masa tanam, menekan risiko kekeringan pada musim kemarau, serta meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.
Kementerian Pertanian terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) serta BBWS/BWS di daerah.
(Yan Kusuma/goeh)
-
JABODETABEK29/01/2026 12:30 WIBInfo Terkini Banjir Jakarta Siang Ini: Daftar RT dan Jalan Terdampak
-
EKBIS29/01/2026 11:30 WIBRupiah Melemah 0,32% ke Rp16.775 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
-
OTOTEK29/01/2026 13:30 WIBHP Android Dicuri, Google Perketat Keamanan dengan Fitur Anti-Maling Terbaru
-
JABODETABEK29/01/2026 15:30 WIBWaspada Hujan Panjang, Pemprov DKI Putuskan PJJ dan WFH Lanjut hingga 1 Februari
-
DUNIA29/01/2026 15:00 WIBAS Dorong Pelucutan Senjata Hamas Lewat Iuran Internasional Dewan Perdamaian
-
RIAU29/01/2026 16:00 WIBKomitmen Menjaga Marwah Institusi, Kapolda Riau Pimpin PTDH 12 Personel Pelanggaran Berat
-
NASIONAL29/01/2026 14:00 WIBBMKG Bantah OMC Picu Banjir Besar
-
POLITIK29/01/2026 11:00 WIBKode Keras Utut Adianto di Rapat Komisi I: Budisatrio Segera Masuk Kabinet Prabowo?