EKBIS
Rupiah Melemah Lagi, Kembali ke Level Rp16.800-an per USD
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada pembukaan perdagangan Selasa (27/1/2026). Pelemahan ini terjadi setelah rupiah sempat menguat pada perdagangan pagi hari sebelumnya.
Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 09.34 WIB, rupiah berada di level Rp16.803 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan 21 poin atau sekitar 0,13 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp16.782 per dolar AS.
Sementara itu, mengacu pada data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama tercatat di level Rp16.774 per dolar AS. Mata uang Garuda melemah tipis 4 poin atau sekitar 0,02 persen dari posisi sebelumnya di Rp16.770 per dolar AS.
Pergerakan rupiah yang kembali melemah mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar di tengah dinamika global dan domestik yang masih memengaruhi pasar keuangan.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini akan berlangsung fluktuatif, meski masih memiliki peluang untuk kembali menguat menjelang penutupan pasar.
“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah bergerak fluktuatif, namun berpotensi ditutup menguat di rentang Rp16.750 per dolar AS hingga Rp16.900 per dolar AS,” ujar Ibrahim.
Pelaku pasar kini menanti perkembangan lanjutan dari sentimen global serta arah kebijakan ekonomi dan moneter domestik yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah dalam jangka pendek. (Firmansyah/Mun)
-
NASIONAL13/03/2026 21:43 WIBWakil Koordinator KontraS Disiram Air Keras di Jakarta Pusat
-
NASIONAL13/03/2026 22:30 WIBKontraS Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
-
NASIONAL13/03/2026 20:00 WIBDPR Tegaskan Tidak Ada Larangan Mudik Pakai Motor
-
RIAU13/03/2026 20:45 WIBPolda Riau Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan, Kenalkan Program Green Policing
-
NUSANTARA13/03/2026 20:30 WIBLegislator PKB Serang Diduga Lecehkan Relawan Dapur MBG
-
NASIONAL13/03/2026 23:33 WIBAndrie Yunus Alami Luka di Wajah dan Dada Akibat Serangan Air Keras
-
NASIONAL13/03/2026 16:00 WIBKPK Sebut Fee Haji Digunakan Kondisikan Pansus DPR
-
NASIONAL13/03/2026 22:00 WIBMahasiswa Malang Sebut BoP Khianati UUD 1945