EKBIS
Peningkatan Produksi Beras Berdampak Pada Sektor Pergudangan
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk sekiranya memberikan tambahan anggaran atau dana kepada Perum Bulog agar bisa menyewa lebih banyak gudang untuk menampung produksi beras yang semakin meningkat.
Menurut dia, hal tersebut sangat penting mengingat kemungkinan cadangan beras Indonesia dapat mencapai 6 juta ton dalam tiga bulan ke depan, dan hal ini melampaui kapasitas gudang milik Bulog.
Sementara itu, Knight Frank Indonesia mengungkapkan, bertambahnya produksi beras di dalam negeri berdampak positif pada sektor pergudangan khususnya gudang-gudang dengan spesifikasi food grade.
“Kalau untuk beras, tentu dampaknya adalah bertambahnya permintaan untuk pergudangan yang spesifikasinya food grade. Karena memang ada gudang-gudang yang spesifikasinya harus food grade,” ujar Direktur Knight Frank Indonesia Sindiani Surya Adinata dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Dia menambahkan, terdapat pergudangan dengan berbagai macam spesifikasi yang ditawarkan di pasar.
“Kami menanggapi positif dengan bertambahnya lumbung-lumbung padi,” katanya.
Sebelumnya, Mentan memastikan target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak empat juta ton pada 2026 dapat tercapai melalui kolaborasi lintas lembaga bersama Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional.
Amran mengatakan, telah melakukan Rapat Serap Gabah 2026 bersama Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyepakati target penyerapan gabah setara beras 4 juta ton sepanjang tahun 2026.
Menurut Amran, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama solid seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, Bulog hingga petani, agar proses produksi, penyerapan, dan pengelolaan beras berjalan optimal.
Ia menilai bila target empat juta ton itu tercapai maka berpotensi mencatat sejarah baru bagi ketahanan pangan Indonesia, seiring peningkatan luas tanam pada 2026 sekitar 500.000 hektare dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan luas tanam tersebut diyakini akan mendorong produksi beras nasional, selama tidak terjadi bencana alam besar atau gangguan signifikan yang dapat menghambat proses tanam dan panen petani.
Amran mengatakan, optimistis target penyerapan tercapai, seraya memuji kinerja jajaran direksi Bulog yang dinilainya solid dan mampu menjalankan mandat strategis menjaga cadangan beras pemerintah.
(Yan Kusuma/goeh)
-
POLITIK19/04/2026 14:00 WIBHasto: Kritik Itu Sehat bagi Demokrasi
-
DUNIA19/04/2026 12:00 WIBMacron Ngamuk Usai Tentara Prancis Tewas di Lebanon
-
RAGAM19/04/2026 15:30 WIBDiabetes Bisa Dikendalikan dengan Pola Hidup Sehat
-
JABODETABEK19/04/2026 09:30 WIBPolisi Bongkar Praktik Ilegal LPG di Cileungsi
-
NASIONAL19/04/2026 13:00 WIBTNI Tegaskan Operasi di Papua Tak Terkait Kematian Anak
-
EKBIS19/04/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan Kenaikan BBM Bisa Picu Efek Domino
-
NASIONAL19/04/2026 11:00 WIBPigai: Kritik Tak Bisa Dipidana
-
EKBIS19/04/2026 11:30 WIBMinggu Ini Emas Antam Bertahan di Level Tertinggi Rp2,884 Juta