POLITIK
DPR Bongkar Penyebab RUU Pemilu Tertunda
AKTUALITAS.ID – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu hingga kini belum juga dimulai. DPR mengungkap penyebab utama mandeknya proses tersebut, yakni belum tersedianya naskah akademik sebagai dasar pembahasan.
Wakil Ketua Komisi II DPR, Zulfikar Arse Sadikin, mengungkapkan bahwa draft perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu saat ini masih dalam bentuk awal dan belum menjadi naskah akademik.
“Belum naskah akademik atau draft awal. Kita masih melakukan pengayaan,” kata Zulfikar kepada wartawan di kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, dokumen yang ada saat ini masih berupa paper yang memuat sejumlah gagasan awal. Salah satu poin yang dibahas adalah mengenai jeda antara pemilu nasional, seperti pemilihan presiden, dengan pemilu lokal, termasuk pemilihan anggota DPRD, sebagaimana amanat putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Menurut Zulfikar, sejumlah substansi dalam RUU Pemilu masih dalam tahap pembahasan intensif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pimpinan partai politik hingga para ahli di bidang kepemiluan.
Kondisi tersebut membuat pembahasan RUU Pemilu belum dapat dibawa ke tahap formal, termasuk dalam rapat internal Komisi II DPR yang melibatkan seluruh anggota.
“Belum pas untuk kita floor-kan di rapat internal Komisi II yang mengikutsertakan semua anggota,” ujarnya.
Meski demikian, Zulfikar berharap pembahasan RUU Pemilu dapat segera dimulai. Ia mengingatkan bahwa tahapan Pemilu 2029 akan dimulai dalam waktu dekat.
“Akhir tahun ini kita sudah memasuki tahapan pemilu untuk 2029, yaitu rekrutmen penyelenggara pemilu,” katanya.
Keterlambatan pembahasan RUU Pemilu menjadi perhatian publik mengingat regulasi tersebut akan menjadi landasan penting dalam pelaksanaan Pemilu 2029. DPR dan pemerintah diharapkan dapat segera merampungkan naskah akademik agar proses legislasi bisa berjalan tepat waktu. (Firmansyah/Mun)
-
FOTO18/04/2026 19:07 WIBFOTO: Klarifikasi JK Terkait Ceramahnya di UGM
-
EKBIS18/04/2026 15:30 WIBMinyak Dunia Terjun Bebas Usai Kabar Hormuz
-
PAPUA TENGAH18/04/2026 17:30 WIBPolisi Ungkap Jejak Pembunuhan Berencana di Kwamki Narama
-
RAGAM18/04/2026 18:00 WIBBuah Pare Bantu Kontrol Kadar Gula Penderita Diabetes
-
EKBIS18/04/2026 16:30 WIBKonawe Selatan Diminta Berkontribusi Jadi Motor Pangan-Energi Nasional
-
OLAHRAGA18/04/2026 17:00 WIBNama Besar Indonesia Tak Lagi Cukup di Piala Thomas dan Uber 2026
-
RAGAM18/04/2026 14:30 WIBAwas! Populasi Jakarta Bakal Tembus 50 Juta di 2050
-
Berita18/04/2026 18:30 WIBKomandan Milisi Irak Disanksi AS, Karena Serangan ke Personel AS