Connect with us

NASIONAL

Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Aktualitas.id -

Dadan Hindaya

AKTUALITAS.ID – Harta kekayaan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjadi perhatian publik usai Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 Desember 2024, Dadan tercatat memiliki total kekayaan Rp9.022.400.000 atau sekitar Rp9,02 miliar. Dalam laporan tersebut, ia juga tidak memiliki utang.

Sebagian besar kekayaan Dadan berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp5,9 miliar yang berada di wilayah Bogor, Jawa Barat. Aset tersebut terdiri atas rumah dan tanah seluas 150 meter persegi dengan bangunan 250 meter persegi senilai Rp2 miliar serta sebidang tanah seluas 495 meter persegi yang bernilai Rp3,9 miliar.

Selain aset properti, Dadan melaporkan kepemilikan kendaraan senilai total Rp1,4 miliar. Kendaraan tersebut terdiri atas Mazda CX-5 tahun 2023 senilai Rp675 juta, Mazda CX-3 tahun 2023 senilai Rp395 juta, dan Honda HR-V tahun 2024 senilai Rp330 juta.

Ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp322,4 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp1,4 miliar. Dalam laporan itu tidak tercatat kepemilikan surat berharga maupun aset lain di luar yang telah dilaporkan.

Sorotan terhadap harta kekayaan Dadan muncul setelah Presiden Prabowo menggantinya dari posisi Kepala BGN. Pergantian tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (02/06/2026).

Selain mengganti Dadan, Presiden juga melakukan perubahan struktur pimpinan BGN dengan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN.

Menanggapi pergantian tersebut, Dadan menyatakan keputusan mengganti anggota kabinet merupakan kewenangan penuh Presiden.

“Pergantian anggota kabinet merupakan hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan,” kata Dadan, Rabu (03/06/2026).

Ia mengaku bersyukur pernah mendapat kesempatan menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.

“Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Insya Allah beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Prasetyo Hadi menjelaskan pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama sekitar 1,5 tahun terakhir. Evaluasi mencakup aspek kedisiplinan kerja, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis.

“Pemerintah berharap dengan adanya pergantian kepemimpinan ini, pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik dan menjawab berbagai masukan dari masyarakat,” kata Prasetyo. (Micko)

TRENDING

Exit mobile version