EKBIS
IHSG Terjun Bebas ke 6.096
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak berbalik arah dan ambruk tajam pada awal perdagangan Rabu (3/6/2026), setelah sebelumnya sempat dibuka menguat.
Pada pembukaan perdagangan, IHSG masih mampu naik 11,67 poin atau 0,19 persen ke level 6.207. Namun situasi berubah drastis kurang dari 15 menit kemudian. Tekanan jual yang masif membuat indeks terjun hingga 1,60 persen ke level 6.096,28 atau kehilangan hampir 100 poin.
Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp2,64 triliun dengan volume 4,45 miliar saham dan frekuensi 334 ribu transaksi. Sebanyak 149 saham menguat, sementara 398 saham melemah dan 159 saham bergerak stagnan.
Pada pukul 09.15 WIB, IHSG masih tercatat terkoreksi 65 poin atau 1,02 persen ke posisi 6.130. Lima menit berselang, tekanan semakin besar. Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.20 WIB, IHSG turun 90,707 poin atau 1,46 persen ke level 6.104,719.
Sepanjang perdagangan pagi, indeks bergerak pada rentang tertinggi 6.213 dan terendah 6.095.
Menariknya, saham-saham konglomerasi yang sehari sebelumnya menjadi motor penguatan indeks justru berbalik menjadi pemberat utama. Sejumlah saham berkapitalisasi besar (blue chip) kompak melemah sehingga menyeret IHSG semakin dalam ke zona merah.
Kondisi ini mengindikasikan adanya aksi jual yang cukup besar di pasar reguler. Investor terlihat memilih bersikap lebih hati-hati di tengah berbagai sentimen global dan domestik yang masih membayangi pergerakan pasar keuangan.
Hingga berita ini ditulis, IHSG masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan berada di wilayah negatif. Tekanan terbesar masih berasal dari saham-saham unggulan yang memiliki bobot besar terhadap indeks.
Sementara itu, total transaksi yang tercatat mencapai Rp2,944 triliun dengan volume perdagangan 5,039 miliar saham. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia berada di kisaran Rp10.779,431 triliun.
Padahal sebelumnya sejumlah analis memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan. Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut IHSG berpeluang menguji area 6.362 hingga 6.484.
Namun realitas di lapangan berkata lain. Alih-alih melanjutkan reli, pasar justru dihantam aksi jual sejak awal sesi perdagangan. Para pelaku pasar kini menanti apakah IHSG mampu bertahan di atas area support penting atau justru kembali melanjutkan pelemahan sepanjang sesi perdagangan hari ini. (Firman/Mun)
-
POLITIK02/06/2026 16:30 WIBPolemik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Pengamat: Presiden Harus Contohkan Efisiensi
-
POLITIK02/06/2026 19:16 WIBPengamat Kritik Respons Teddy ke Dino Patti Djalal: Lebih Baik Jadi Ajudan
-
PAPUA TENGAH02/06/2026 20:31 WIBAtlet Mimika Wrestle Mansawan Bersinar di Turnamen Flag Football Internasional Tiongkok
-
NASIONAL02/06/2026 16:00 WIBSeskab Teddy Sentil Masa Jabatan Dino Patti Djalal, Anies Baswedan Buka Suara
-
JABODETABEK02/06/2026 15:31 WIBTragis! ART di Bogor Tewas Diduga Disiksa Rekan Sendiri
-
RAGAM02/06/2026 13:30 WIBIlmuwan Ungkap Ancaman Baru Kebakaran Hutan Global
-
DUNIA02/06/2026 17:33 WIBIran: Tak Ada Deal Selama Lebanon Dibombardir
-
NASIONAL02/06/2026 17:10 WIBUsulan Prabowo soal Bahasa Prancis dan Portugis Masih Dikaji Kemendikdasmen