Connect with us

EKBIS

IHSG Mendadak Longsor ke Zona Merah Pagi Ini

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Optimisme di Bursa Efek Indonesia hanya bertahan sesaat. Setelah dibuka menguat pada awal perdagangan Senin (13/7/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung kehilangan tenaga dan berbalik masuk ke zona merah di tengah derasnya aksi jual investor asing.

Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG sempat naik 10,36 poin atau 0,17 persen ke level 5.934,72. Sebanyak 223 saham menguat, 96 saham melemah, sedangkan 340 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi saat pembukaan mencapai Rp161,45 miliar dengan volume 447,22 juta saham dalam 62.926 transaksi.

Namun optimisme tersebut tidak bertahan lama. Dalam hitungan menit setelah perdagangan dimulai, tekanan jual meningkat sehingga IHSG berbalik arah ke zona merah dan bergerak fluktuatif di kisaran 5.811 hingga 5.936.

Data perdagangan menunjukkan hingga awal sesi I, sebanyak 1,03 miliar saham telah berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp357,32 miliar melalui 232.857 transaksi.

Tekanan terhadap pasar saham domestik semakin terasa karena investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sekitar Rp1,7 triliun di pasar reguler. Arus keluar dana asing tersebut menjadi salah satu faktor yang membebani laju IHSG meski sempat dibuka di zona positif.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, menilai pergerakan pasar masih dibayangi berbagai sentimen global maupun domestik yang berpotensi memicu volatilitas dalam beberapa waktu ke depan.

Penguatan tipis pada awal perdagangan sempat mencerminkan adanya minat beli dari pelaku pasar. Namun derasnya tekanan jual membuat IHSG gagal mempertahankan momentum positifnya.

Pelaku pasar kini mencermati apakah IHSG mampu kembali ke jalur penguatan pada sesi berikutnya atau justru melanjutkan tekanan di tengah keluarnya dana asing dalam jumlah besar serta ketidakpastian sentimen pasar global. (Firman/Mun)

TRENDING

Exit mobile version